Yogyakarta–Di sela acara pembukaan Indonesia Islamic University Conference (IIUC), Bank Syariah Mandiri (BSM) melakukan penandatangan kerja sama dengan 16 perguruan tinggi islam negeri dan swasta di Indonesia.
Kerja sama yang ditandatangani oleh Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto dan masing-masing rektor meliputi pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan oleh BSM.
(Baca juga: BSM Tetap Fokus Jaga Kualitas Aset)
Antara lain produk dan layanan pembayaran biaya pendidikan mahasiswa, pembiayaan ritel untuk pegawai di lingkungan universitas dan layanan cash management.
“BSM berharap sinergi dengan perguruan tinggi Islam negeri dan swasta dapat meningkatkan bisnis BSM dan lebih jauh meningkatkan pangsa pasar syariah dimana sebelumnya pemerintah telah mendukung bank syariah melalui peningkatan dana haji,” kata Agus Sudiarto, di Yogyakarta, Rabu, 25 Januari 2017.
Adapun keenambelas perguruan tinggi Islam yang bekerja sama dengan BSM tersebut di antaranya adalah UIN Sunan Gunung Djati (Cirebon), UIN Sunan Kalijaga (Yogyakarta), Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Alkhairaat (Palu), dan Universitas Muhammadiyah Dr. Hamka (Jakarta). (*) Ari Nugroho
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More