BSM; Incar fee based dari bancassurance. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Bank Syariah Mandiri (BSM) terus berupaya membangun sinergi dengan potensi ekonomi yang dimiliki pondok pesantren. Melalui para santrinya, bank syariah terbesar di Indonesia ini menggandeng Rumah Enterprener Indonesia (REI) untuk menyelenggarakan program “BSM Santripreneur Award (BSA)”.
Agus Dwi Handaya, Direktur BSM menjelaskan, program BSA merupakan ajang pemilihan para santri pengusaha. Ada tiga katagori bidang usaha yang dilombakan, yakni, wirausaha industri dan jasa, wirausaha boga, dan wirausaha kreatif. Di samping itu, program ini juga ditujukan untuk memberi inspirasi dan penghargaan kepada santri pengusaha agar mereka semakin termotivasi dalam menjalankan usahanya.
“Bagi kami, program ini sangat sejalan dengan misi perusahaan yakni fokus pada segmen ritel dan mengembangkan kepedulian pendidikan dan nasionalisme,” kata Agus Dwi Handaya, di sela-sela acara sosialisasi dan publikasi BSA, di Jakarta, Senin, 7 Desember 2015.
BSA sendiri di-launching pada 1 Desember 2015 lalu, dan akan berakhir pada 31 Desember. Bagi para santri yang ingin berpartisipasi dalam program ini dapat mendaftarkan diri hingga 17 Desember.
“Ini sebagai program berkelanjutan, dengan pembinaan dari kita seperti bantuan training, modal, pendampingan, atau bisa juga memberi bantuan pembiayaan secara komersial. Ini bukan cuma kontes mencari juara, tapi kita juga ingin menjadikan mereka – para santri, juara di usahanya masing-masing,” tutup Agus Dwi Handaya. (*) Ari Nugroho
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More