Keuangan

BSI Salurkan Pembiayaan Industri Halal Rp19,93 Triliun, Sektor Ini Mendominasi

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) hingga Desember 2023 telah menyalurkan pembiayaan di tiga sektor utama industri halal sebesar Rp19,93 triliun. Angka ini setara 8,3 persen dari total pembiayaan BSI.

Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo mengatakan tiga sektor tersebut, yakni makanan dan minuman halal, farmasi dan kosmetik halal, serta fesyen muslim.

“Yang sedang growing itu adalah yang berkaitan dengan makanan minuman sekitar Rp9,2 triliun dan keep growing dengan size lebih banyak ada di sektor micro dan commercial. Ini akan kita terus dorong,” ujar Banjaran dalam Webinar Urgensi Produk Halal untuk Ekonomi Indonesia Berkelanjutan, Senin 26 Agustus 2024.

Baca juga: Pembiayaan dan Sertifikasi Halal Masih jadi Masalah Pengusaha Kembangkan Industri Halal

Adapun di sektor farmasi dan kosmetik halal pembiayaan sektor halal BSI sebesar Rp8,19 triliun. Sedangkan fesyen muslim sebesar Rp2,45 triliun.

Sementara itu, Banjaran menilai potensi pendanaan industri halal di Tanah Air bisa mencapai Rp212,14 triliun dan potensi pembiayaan sebesar Rp158,21 triliun.

Baca juga: OJK Catat Total Aset Industri Keuangan Syariah RI Tembus Rp2.756 Triliun

“Uang berputar itu 2/3 ada di dunia usaha. Jadi mengenai potensi pendanaan, potensi pembiayaan ini related kepada ekosistem yang ada di BSI, sambil pelan-pelan kita expand,” jelasnya.

Sebagai informasi, konsumen muslim Indonesia membelanjakan sekitar USD220,62 miliar atau senilai Rp3.596,11 triliun di 2023 untuk produk halal di berbagai sektor. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

53 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

1 hour ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

3 hours ago