Categories: Snapshot

BSI Pimpin Sindikasi Proyek Preservasi Jalintim Sumsel

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan) berfoto bersama dengan Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia (BSI) Ngatari (kedua kiri), Dirut PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Muhammad Wahid Sutopo (kiri) dan Direktur Operasi 1 di PT Adhi Karya (Persero) Tbk. A. Suko Widigdo saat acara Financial Close Proyek KPBU AP Jalan Lintas Timur Sumsel di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021. BSI memimpin pembiayaan sindikasi bersama PT Sarana Multi Infrastruktur dan Bank Panin Dubai Syariah sebesar Rp644 miliar kepada PT Jalintim Adhi Abipraya untuk pembangunan Preservasi Jalan Lintas Timur Sumsel.

erman subekti

Recent Posts

Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More

3 hours ago

Meski Daya Beli Melemah, Amartha Yakin Prospek Pembiayaan UMKM 2026 Tetap Moncer

Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More

3 hours ago

Pertamina Bentuk Sub Holding Downstream, Dinilai Perkuat Optimalisasi Operasional Hilir

Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More

13 hours ago

Anindya Bakrie Tegaskan Pertumbuhan Hijau Jadi Motor Investasi dan Transisi Energi

Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More

13 hours ago

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

15 hours ago

BTN Gelar Run for Disabilities, Perkuat Komitmen ESG dan Inklusivitas

Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More

16 hours ago