News Update

BSI Pastikan Layanan Perbankan di Aceh Telah Kembali Normal

Poin Penting

  • Seluruh 145 kantor cabang BSI di Aceh telah pulih 100 persen dan kembali beroperasi normal untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.
  • Layanan digital dan alternatif turut dioptimalkan, termasuk 84 persen ATM berfungsi dan 18.890 BSI Agen aktif menjangkau wilayah pelosok.
  • BSI menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan, mencakup dapur umum, posko kesehatan, hingga dukungan pembangunan 90 hunian sementara.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan seluruh layanan perbankan di wilayah Aceh kini kembali beroperasi normal. Hingga Selasa, 30 Desember 2025, seluruh 145 kantor cabang yang berada di bawah Regional Office Aceh telah pulih 100 persen untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat pascabencana.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan bahwa rampungnya pemulihan layanan ini mencerminkan kesigapan perseroan dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Aceh. Apalagi sejumlah wilayah sebelumnya terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi.

“Alhamdulillah, sebelum akhir tahun seluruh kantor cabang BSI yang mencapai 145 telah beroperasi 100 persen. Ini menyusul beroperasinya kembali KCP Kejuruan Muda pada 23 Desember lalu sehingga seluruh area layanan di Aceh sudah tercover penuh,” kata Anggoro dalam keterangan tertulis dikutip 31 Desember 2025.

Baca juga: Begini Dukungan BSI terhadap Program MBG

Secara rinci, jaringan kantor di Aceh meliputi Area Banda Aceh sebanyak 50 cabang, Area Lhokseumawe 59 cabang, dan Area Meulaboh 36 cabang yang seluruhnya telah kembali aktif.

Sementara tingkat ketersediaan ATM tercatat 84 persen dengan 766 unit berfungsi normal. Di Region Medan, kesiapan operasional bahkan mencapai level lebih tinggi dengan 100 persen cabang beroperasi serta availability ATM 95 persen.

Tak hanya mengandalkan kantor fisik, BSI juga memaksimalkan layanan alternatif. Sebanyak 18.890 BSI Agen atau 98,15 persen dari total agen di Aceh telah kembali live melayani masyarakat hingga ke pelosok, dengan konsentrasi terbesar di Area Lhokseumawe mencapai 9.635 agen.

Untuk memperkuat suplai uang tunai di titik pemulihan, perseroan mengerahkan empat unit Mobil Kas Keliling (MKK) di KC Kuala Simpang serta mempercepat relokasi ATM/CRM Tahap II.

Anggoro merinci, sudah ada 15 unit ATM relokasi yang aktif dan delapan unit lainnya dalam proses pemasangan, khususnya di Aceh Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang.

Dari sektor sistem teknologi informasi, sebanyak 88 unit PC baru telah dideploy dan beroperasi normal di 13 kantor guna menggantikan perangkat yang rusak.

Sementara itu, BSI juga membentuk Tim Task Force dengan detasering pegawai dari Region Medan, Jakarta 1, dan Jakarta 2 untuk memastikan operasional di Langsa dan Aceh Tamiang tetap prima menghadapi lonjakan transaksi pascabencana.

Pengawalan layanan ini dilakukan langsung oleh manajemen. Dirut BSI dan COO Danantara turun memonitor kesiapan cabang, sekaligus mendukung para pegawai yang berada di wilayah terdampak.

Sinergi pemulihan tidak hanya dari sisi layanan perbankan. Melalui program BUMN Peduli bersama Danantara, BSI juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan terpusat di Aceh Tamiang dan sejumlah lokasi pendukung lainnya.

Baca juga: Cek Jadwal Operasional BSI Selama Libur Nataru 2025-2026

Bantuan periode 28 Desember 2025 – 1 Januari 2026 mencakup dua dapur umum dengan kapasitas 6.000 porsi per hari, posko kesehatan bagi 1.000 pasien, layanan psikososial, zona anak, air bersih, hingga dukungan pembangunan sekitar 90 unit hunian sementara.

“Total bantuan BSI Tanggap Bencana yang telah disalurkan ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mencapai 125,8 ton. Kami berharap dengan layanan pulih 100 persen dan bantuan kemanusiaan yang terus mengalir, pemulihan masyarakat Aceh dapat berlangsung lebih cepat,” tutup Anggoro. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Cabut Izin BPR Bank Cirebon, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabahnya

Poin Penting LPS menyiapkan pembayaran klaim dan likuidasi setelah izin Perumda BPR Bank Cirebon dicabut… Read More

1 hour ago

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting CGS International memperkirakan IHSG bergerak variatif cenderung menguat dengan support 7.870-7.950 dan resistance… Read More

2 hours ago

Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP, OJK Siapkan Aturan Turunan

Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More

11 hours ago

Kadin Bidik Peningkatan Investasi Lewat Integrasi Asia Pasifik di ABAC Meeting I 2026

Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More

11 hours ago

Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar

Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More

12 hours ago

BTN Bukukan Laba Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 16,4 Persen

Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More

13 hours ago