Perbankan

BSI Luncurkan BEWIZE, Targetkan Pertumbuhan Nasabah hingga 50 Persen

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI akan meluncurkan platform bisnis BEWIZE by BSI, sebuah platform terpadu yang menjadi solusi transaksi keuangan bagi nasabah perusahaan dan institusi. Platform ini dirancang untuk mewujudkan tagline #BisnisJadiMudah.

Peluncuran platform BEWIZE by BSI tersebut akan dilakukan bertepatan dengan kegiatan Global Islamic Finance Summit (GIFS) yang akan dilaksanakan pada 29 April 2025 mendatang.

SVP Transaction Banking Wholesale BSI, Fajar Ari Setiawan, menuturkan bahwa platform tersebut akan mengusung konsep single sign-on, memungkinkan nasabah mengakses layanan Cash Management, Value Chain, Trade Finance dan Foreign Exchange secara menyeluruh dengan mudah, tepat, dan aman.

Baca juga: Laris Manis, BSI Catat Penjualan Emas Capai 125.981 Gram di Maret 2025

Fajar menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 29.000 nasabah yang telah menggunakan BEWIZE by BSI. Ia berharap melalui ajang GIFS 2025, jumlah pengguna dapat meningkat sekitar 40-50 persen.

“Jadi kita harapkan dari yang kita punya sekarang di sekitar 29, akan tumbuh sekitar 40-50 persen di tahun ini dengan BEWIZE itu. Kita masih punya kira-kira tadi kan ada 63 ribu yang kita bisa ambil dari sana. Jadi kita harapkan dari sana tumbuh ke 40-50 persen kan jadi 40 ribu-50 ribu kita harapkan. Kira-kira gitu,” ujar Fajar kepada media di Jakarta, Rabu, 23 April 2025.

Sasar Segmen UMKM hingga Korporasi

Fajar juga berharap dengan kehadiran GIFS 2025 yang melibatkan berbagai segmen nasabah, mulai dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), segmen komersial, hingga korporasi, kesadaran terhadap platform BEWIZE by BSI akan semakin meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan jumlah pengguna.

Baca juga: Penjualan Emas BSI Meningkat, Bullion Bank Ditarget 1,1 Ton

“Kita harapkan mereka semakin mengenal itu, sehingga kita bisa penetrasi lagi ke kurang lebih 63 ribu nasabah kita, nasabah perusahaan kita yang belum aktif menggunakan BEWIZE,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fajar menambahkan, volume transaksi melalui BEWIZE by BSI tahun ini diproyeksikan meningkat menjadi Rp600 triliun, naik dari Rp440 triliun pada tahun sebelumnya, saat platform tersebut belum beroperasi sebagai single channel platform. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago