Peresmian BSI Pavilion
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menghadirkan layanan terbaru melalui BSI Pavilion Bogor, gedung bernuansa heritage dan ramah lingkungan yang menjadi pusat layanan perbankan syariah di Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Gedung ini dirancang sebagai one stop solution bagi nasabah Bogor dan sekitarnya, mulai dari layanan investasi emas, haji dan umrah, hingga transaksi perbankan dan kebutuhan keuangan lainnya.
BSI Pavilion Bogor berdiri di atas lahan seluas 1.026 meter persegi. Bangunan 5 lantai dengan 1 basement ini mengusung desain fasad bernuansa heritage untuk mendukung citra Bogor sebagai kota bersejarah.
Baca juga: BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025
Selain itu, gedung ini dilengkapi panel surya sebagai upaya efisiensi energi dan komitmen BSI terhadap pembangunan kota yang hijau dan berkelanjutan.
Direktur Sales dan Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, kehadiran Gedung BSI Pavilion Bogor diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jabar.
“Bogor merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan bisnis bank syariah,” ujar Anton, dalam keterangannya, Selasa, 20 Januari 2026.
Baca juga: Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial
Ia menjelaskan, wilayah Bogor dan sekitarnya mencatat pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan syariah yang cukup baik.
Hingga Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp8,4 triliun tumbuh 4,5 persen (YTD), dengan penyaluran pembiayaan Rp1,92 triliun tumbuh 5,17 persen (YTD).
Saat ini, basis nasabah BSI di wilayah Bogor mencapai sekitar 708 ribu nasabah, didukung jaringan layanan yang terdiri atas lebih dari 24 kantor cabang, 156 ATM, 12.410 QRIS, dan 338 BSI EDC
“Di tengah tantangan digital, BSI juga terus berinovasi memperluas fitur-fitur digital yang dapat diakses melalui aplikasi BYOND dan e-channel,” tandas Anton. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More
Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More
Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More