Categories: Perbankan

BSI Gandeng BASE, Dorong Pembiayaan Proyek Efisiensi Energi Indonesia

Poin Penting

  • MoU untuk pembiayaan proyek EE melalui model Energy Savings Insurance.
  • Inisiatif BSI perkuat transisi ekonomi rendah karbon dan implementasi ESG.
  • Portofolio BSI Rp73,16 Triliun, termasuk Sukuk Sustainability.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat komitmen keberlanjutannya dengan menjalin kerja sama strategis bersama Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bagian dari komitmen kedua pihak dalam menghadirkan pembiayaan proyek Efisiensi Energi (EE) yang lebih luas melalui model de-risking. Model ini menggabungkan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).

Proyek EE dilakukan melalui model Energy Savings Insurance (ESI), yang dapat dijadikan referensi bagi pengembangan produk pembiayaan hijau atau efisiensi energi.

Baca juga: BSI Pastikan Layanan Perbankan di Aceh Telah Kembali Normal

“Melalui inisiasi Energy Savings Insurance (ESI) ini, kami harapkan dapat mendukung Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060”, ujar Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, Selasa, 6 Januari 2026.

Bob menambahkan, kerja sama ini menunjukkan konsistensi BSI dalam mengimplementasikan aspek Environmental, Social, & Governance (ESG) dalam bisnis operasional serta memberikan dampak nyata terhadap pembiayaan berkelanjutan.

Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Ia menambahkan, berbagai program dan produk ramah lingkungan terus dikembangkan guna mewujudkan visi keberlanjutan BSI. Di antaranya, portofolio pembiayaan berkelanjutan sebanyak 24,60 persen dari total pembiayaan yang telah disalurkan, yakni Rp73,16 Triliun per September 2025.

Baca juga: Begini Dukungan BSI terhadap Program MBG

BSI, bebernya, juga telah menerbitkan Sukuk Sustainability dengan dua tahap. Tahap pertama dan kedua Sukuk Sustainability yang diterbitkan berturut-turut sebanyak Rp3 triliun dan Rp5 triliun pada 2024 dan 2025 serta berbagai inovasi keberlanjutan yang telah BSI laksanakan.

MoU Sebagai Tonggak Awal Kolaborasi

MoU tersebut ditandatangani oleh SVP of ESG BSI, Rima Dwi Permatasari, dengan Sustainable Finance Senior BASE, Pablo Osés Bermejo, disaksikan Wadirut BSI, Wakil Menteri Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal EBTKE KESDM, Kepala Badan Standardisasi Kementerian Perindustrian, dan Departemen Surveilans dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK.

Kolaborasi ini menjadi tonggak awal dukungan transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon dalam program UK PACT (UK Partnering for Accelerated Climate Transitions), yakni program pendanaan kerja sama Pemerintah Inggris dan Pemerintah Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Transaksi Bank Emas 33,7 Ton, Laba Pegadaian Naik 42,6 Persen di 2025

Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More

10 hours ago

IMF Usul RI Naikkan Pajak Karyawan, Begini Kata Menkeu Purbaya

Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More

10 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Belum Ada Figur yang Kompeten

Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More

11 hours ago

Jurus Bank Jambi Perkuat Sistem Keamanan Siber

Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More

11 hours ago

Purbaya Pastikan THR ASN, TNI dan Polri Cair di Pekan Pertama Ramadan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More

11 hours ago

IHSG Masih Mampu Ditutup Menguat 1 Persen Lebih ke Level 8.310

Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More

14 hours ago