News Update

BSI Bidik Potensi Ekonomi Halal Indonesia

Jakarta – Bank Syariah Indonesia (BSI) sudah mendominasi sekitar 10% market halal di Indonesia. Maka dari itu, potensi ekonomi halal di Indonesia pun masih dapat diakses lebih dalam lagi oleh BSI.

“Unfortunately kita hanya bisa mengakses dari sisi potensi halal itu less than 10%. Jadi kalau market share kita di ekonomi halal ini hanya sekitar 6%. Jadi sesungguhnya masih punya peluang yang masih besar sekali untuk kita menggali potensi ekonomi halal ini,” ujar Wakil Direktur Utama II Bank Syariah Indonesia (BSI) Abdullah Firman Wibowo, pada acara webinar “Pengecualian Pajak BPKH Insentif bagi Ekonomi dan Keuangan Syariah”, Rabu, 10 Maret 2021.

Di samping itu, Abdullah juga menjelaskan bahwa market cap BSI telah masuk 10 besar dari nilai market. Menurutnya hal ini dapat menjadi landasan yang baik untuk BSI dapat masuk jajaran 10 besar bank syariah dalam nilai market cap dunia.

“Harga saham kita pun sekarang per 2 Maret 2021 berada di level Rp2.810. Bahkan market cap per 2 Maret 2021 sebesar Rp116,94 triliun yang mana ini masuk ke dalam 10 besar juga nih dari nilai market,” jelasnya.

Ia pun berharap ke depan BSI dapat semakin memberikan dampak positif kepada pemegang saham maupun kepada masyarakat dengan layanan dan jaringan lebih luas untuk memberikan nilai tambah, termasuk produk dan jasa yang lebih kompetitif. (*) Steven Widjaja

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago