Perbankan

BSB Dorong Porsi Dana Murah Jadi 30%

Jakarta–PT Bank Syariah Bukopin (BSB) berupaya mendorong kinerja produk tabungan dalam meningkatkan porsi dana murah (giro dan tabungan/CASA) dari total dana pihak ketiga (DPK).

“Tabungan per Mei Rp592 miliar, tumbuh 17,5% secara setahunan (yoy). Porsi sekitar 12% dari DPK. Kita kepingin 20%,” ucap Direktur Bisnis BSB, Aris Wahyudi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dari sisi DPK, perseroan mencatat sebesar Rp5,1 triliun per Mei 2016, tumbuh 28% secara setahunan. Sementara porsi CASA tercatat sebesar 19% dari total DPK.

“Porsi CASA 19%. Akhir tahun kita mau 25-30%,” imbuh Aris.

Dalam mendorong kinerja produk tabungan, ia mengaku, BSB akan mengndalkan Produk Tabungan iB SiAga yang kebetulan tengah memiliki program undian berhadiah utama 1 unit mobil Wrangler Rubicon. Selain program undian berhadiah, Aris yakin melalui peningkatan layanan dan tambahan produk-produk baru akan menambah porsi CASA.

Salah satu produk baru yang diperkenalkan BSB adalah Tabungan iB SiAga Rencana Umrah untuk memudahkan para nasabah melaksanakan ibadah umrah. “Target (Tabungan iB SiAga Rencana Umrah) sekitar Rp25 miliar sampai akhir tahun, nasabah kurang lebih 1.500 yang baru,” tutup Aris. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago