News Update

BSB Angkat Eddy Cahyono Jadi Direktur

Jakarta – PT Bank Syariah Bukopin (BSB) telah menetapkan bahwa labanya per Desember 2017 akan digunakan untuk menunjang kegiatan operasi dan pengembangan usaha.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2017.

Saidi Mulya Lubis, Direktur Utama BSB memaparkan, sepanjang 2017 BSB berhasil memenuhi sebagian besar target financial dan non financial yang ditetapkan untuk 2017. Pencapaian Perseoran dinilai sejalan dengan tren pertumbuhan perekonomian maupun perkembangan pasar perbankan syariah nasional.

Sampai dengan Desember 2017, BSB mencatatkan pertumbuhan DPK yang positif dengan kenaikan mencapai 1,03%. Total DPK tumbuh dari Rp5,44 triliun pada 2016 menjadi Rp5,50 triliun pada periode yang sama 2017.

Total aset BSB tumbuh 3,85% dari Rp6,90 triliun pada 2016 menjadi Rp7,17 triliun pada 2017. Laba bersih hingga akhir Desember 2017 mencapai senilai Rp1,65 miliar.

Saidi mengungkapkam, BSB telah melakukan inovasi dengan meluncurkan pengembangan layanan M-Banking dengan fitur online dan real time transfer. “Layanan tersebut melengkapi layanan perbankan lainnya milik BSB dan memiliki keunggulan sesuai dengan gaya hidup Milenial di era digital, layanan Mobile BSB juga dilengkapi oleh fitur kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan berbagai merchant sesuai kebutuhan sehari-hari nasabah,” tuturnya.

Dalam RUPST BSB juga memutuskan untuk mengangkat Eddy Cahyono untuk menggantikan Aris Wahyudi sebagai Direktur Perseroan. Posisi Eddy Cahyono sebagai Komisari Perseroan kemudian digantikan oleh Rudi Bachtiar. Pergantian ini terhitung mulai efektif setelah adanya persetujuan uji kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan.

Dengan demikian, susunan pengurus BSB menjadi :
Dewan Komisaris :
– Tri Joko Prihanto sebagai Komisaris Utama
– Rudi Bachtiar sebagai Komisaris*
– Hajriyanto Y. Thohari sebagai Komisaris Independen
– Suyatno sebagai Komisaris Independen

Direksi :
– Saidi Mulia Lubis sebagai Direktur Utama
– Ruddy Susatyo S. sebagai Direktur
– Adil Syahputra sebagai Direktur
– Eddy Cahyono sebagai Direktur*. (*)

Apriyani

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

14 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago