News Update

BRIsyariah Dukung Implementasi Ekonomi Digital Melalui Kartu Santri

Jakarta– PT Bank BRI Syariah Tbk (BRISyariah) berkomitmen mendukung implementasi pengembangan keuangan dan ekonomi syariah digital. Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT Pundi Amanah  Internasional yang berlangsung di Jakarta (13/10). Dengan adanya perjanjian ini BRIsyariah menerbitkan virtual account yang akan digunakan untuk untuk top up Kartu Santri.

Kartu Santri merupakan kartu dengan barcode yang digunakan santri/pelajar untuk berbelanja di koperasi/kios yang telah ditunjuk sehingga transaksi menjadi aman, cepat, cashless, terkontrol, dan termonitor. Dengan Kartu Santri, orang tua dan wali para santri/wati dapat mengirim uang saku pada anaknya melalui virtual account BRIsyariah. 

Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah, Kokok Alun Akbar, mengungkapkan bahwa implementasi pengembangan keuangan dan ekonomi syariah digital di pondok pesantren harus terus ditingkatkan karena pondok pesantren memiliki peran yang penting dalam ekonomi syariah.

“Di pondok pesantren kita melihat pengembangan keilmuan dan sosial ekonomi syariah kepada masyarakat, mewujudkan praktik riil teori ekonomi syariah, serta sebagai produsen dan konsumen dalam ekosistem ekonomi syariah. Oleh karenanya harus difasilitasi dengan cara transaksi digital yang mudah, cashless, praktis,” ujar Alun melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat 16 Oktober 2020.

Tren transaksi keuangan secara cashless terus meningkat, terutama di tengah pandemi Covid-19. Hal ini mendorong pelaku perbankan semakin adaptif dan mempercepat transformasi digital dalam pelayanan pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan metode pembayaran yang cepat, mudah dan aman.

“Pondok Pesantren diharapkan menjadi garda depan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di masyarakat. Itulah mengapa, BRIsyariah mendukung penuh penyediaan layanan transaksi digital yang mudah diakses di lingkungan pondok pesantren,” tutup Alun.

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

5 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

5 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

5 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

9 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

12 hours ago