News Update

BRIncubator Goes To KUBE, Upaya BRI Dorong Pelaku UMKM Melek Digital

Jakarta – BRI secara konsisten terus mendorong agar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia semakin melek digital dan bisa naik kelas. Kali ini, BRI menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pemberdayaan bagi para pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Beberapa materi yang diajarkan dalam kegiatan ini yakni seperti business mindset, manajemen keuangan sederhana dan pengenalan digital marketing. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari 5 KUBE yang ada di wilayah Grobogan.

Mengangkat tema “Pelatihan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam Upaya Penguatan dan Peningkatan Pemberdayaan Sekumpulan Usaha Rumahan”, kegiatan ini terselanggara atas kerjasama antara BRI bersama Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, untuk mendorong pelaku UMKM beradaptasi terhadap lingkungan bisnis yang dinamis ini bukanlah hal yang mudah. Karena itu, perlu dilakukan pendampingan dan pemberdayaan.

“Pendekatan berbasis edukasi telah kami lakukan dalam mendampingi dan memberdayakan UMKM, termasuk mendorong agar pelaku usaha semakin melek digital sehingga mereka bisa naik kelas,” ujar Aestika melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu 29 Mei 2021

Terkait BRIncubator Goes To KUBE, Aestika menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan ini untuk memberikan pendampingan dan pelatihan agar pelaku usaha bisa meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat mengembangkan bisnisnya ke depan.

Dalam kegiatan BRIncubator Goes To KUBE tersebut, BRI juga memperkenalkan aplikasi pemberdayaan online BRI yakni LinkUMKM. Aplikasi terbaru dari BRI ini menjadi sarana pemberdayaan secara digital/daring untuk UMKM agar pelaku usaha bisa belajar secara mandiri dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitas usahanya supaya naik kelas.

LinkUMKM dapat diakses pelaku UMKM melalui website www.linkumkm.id juga dapat diakses dengan aplikasi. Platform ini memiliki berbagai macam menu pendukung pemberdayaan yang sudah disediakan dalam aplikasi LinkUMKM antara lain UMKMSmart, Skoring UMKM Naik Kelas, Etalase UMKM dan Rumah BUMN.

Secara rinci, UMKM Smart merupakan sarana pembelajaran digital/online UMKM, yang sudah dilengkapi dengan ratusan materi pelatihan bisnis untuk UMKM. Adapun skoring UMKM Naik Kelas yakni suatu sistem self asesment UMKM yang berfungsi untuk mengetahui level kelas usaha UMKM dan untuk mengetahui kekuatan serta kelemahan bisnis UMKM supaya mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang sesuai kebutuhan.

Sedangkan menu etalase UMKM berisi foto-foto produk UMKM sebagai sarana promosi untuk produk UMKM dari seluruh Indonesia. Dan terakhir menu Rumah BUMN, yang berisi jadwal pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN BRI seluruh Indonesia yang bisa diikuti oleh UMKM baik secara online maupun offline.

“Selain mengenalkan aplikasi LinkUMKM, peserta juga mendapat materi-materi yang diajarkan oleh pemateri (coach) yang sudah tersertifikasi dari BNSP [Badan Nasional Sertifikasi Profesi]. Kami fokus untuk menanamkan semangat kewirausahaan kepada debitur dan pelaku usaha untuk menjaga dan meningkatkan semangat mereka agar terus mengembangkan bisnisnya,” ungkap Aestika.

Aestika menegaskan, BRI secara kontinyu terus melakukan pelatihan dan pendampingan entrepreneurship bagi masyarakat di berbagai daerah. “Kami akan terus mengadakan kegiatan serupa dengan materi yang berbeda serta menyasar pelaku-pelaku usaha di berbagai daerah.  Kami juga akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian dan Lembaga dalam meberikan pelatihan dan pendampingan ini” pungkas Aestika. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

2 hours ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

2 hours ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

2 hours ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

3 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

3 hours ago