Jakarta – Gerakan sosial yang diinisiasi oleh pekerja BRI, BRILiaN Fight Covid-19 telah berhasil menghimpun dana lebih dari Rp7,2 miliar. Secara bertahap dana tersebut telah disalurkan dalam bentuk bantuan-bantuan yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto mengungkapan penerima manfaat bantuan diutamakan kepada masyarakat yang secara finansial terdampak pandemi seperti pedagang asongan, pengayuh becak, sopir transportasi dalam jaringan (daring) maupun konvensional serta masyarakat prasejahtera di seluruh daerah yang terdampak Covid-19.
“Penyaluran donasi telah kami lakukan berupa penyaluran 72.000 paket sembako. Kami bekerjasama dengan Agen BRILink yang memiliki usaha sembako di setiap wilayah penyaluran, sehingga pelaku UMKM berdaya dan masyarakat pun mendapatkan manfaatnya,” urai Catur melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat 24 April 2020.
BRILiaN Fight Covid-19 merupakan kreatifitas dari para milenial BRI yang memiliki rasa kepedulian untuk mengajak segenap pekerja BRI Group (Insan BRILian) secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sampai dengan saat ini, tercatat lebih dari 18.300 Insan BRILiaN di berbagai wilayah di Indonesia yang telah ikut ambil bagian dari program ini.
Selain sembako, penyaluran bantuan dari program “BRIlian Fight Covid-19 nantinya akan disalurkan juga bagi tenaga medis yang bertugas di garda terdepan berupa Alat Pelindung Diri (APD), masker dan alat kesehatan lainnya.
“Dalam penyaluran bantuan kami tetap menjaga dan menerapkan aspek-aspek keamanan dan keselamatan sesuai arahan pemerintah, seperti physical distancing untuk menghindari penumpukan massa. Kami juga memastikan bantuan dapat tersalur dengan tepat terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Catur. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More