Jakarta– Proses holding perbankan yang sedang dijalankan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut masih berjalan sesuai target dan diperkirakan dapat rampung pada tahun ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo, usai menghadiri konfrensi pers paparan kinerja BRI di Gedung BRI I Jakarta. Haru menyebut hingga saat ini pihaknya sedang aktif untuk melakukan rapat kordinasi.
“Hingga saat ini masih terus rapat persiapan, dan tetap jalan seperti persiapan infrastruktur secara internal dan tetap jalan sesuai target semester satu tetap on track,” kata Haru di Jakarta, Rabu 24 April 2019.
Tak hanya itu, menurutnya seluruh pihak perbankan yang masuk dalam holding perbankan seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga terus berkordinasi dengan Kementerian Keuangan dan juga regulator lain guna menyukseskan proses tersebut.
Ditemui ditempat yang sama, Direktur Utama BRI Suprajarto juga menyebut saat ini proses diskusi internal masih berjalan lancar. Dirinya mengaku mendukung penuh proses tersebut.
“Holding perbankan memang ada di kementerian, namun Mei bisa berjalan. Kita lihat masih ada banyak yang belum smooth tapi Mei bisa (terealisasi),” tukas Suprajarto. (*)
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More