Hadapi Kendala, Migrasi Kartu Chip BRI Baru 5%
Jakarta – PT Bank BRI Syariah mengaku tertarik untuk masuk ke dalam bisnis uang elektronik (e-money). Hal ini sejalan dengan dorongan pemerintah yang terus mengedepankan gerakan non-tunai baik melalui kartu kredit, debit maupun e-money dalam bertransaksi.
Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Santoso disela-sela acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu, 20 September 2017 mengatakan, pihaknya akan menjajaki kerjasama co-branding dengan induk perusahaan yakni PT Bank Rakyat Indonesia dalam menerbitkan e-money.
“Ini harus selaraskan sistem IT (teknologi informasi) dulu, ini yang belum bisa untuk uang elektronik BRI,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, rencana perseroan untuk mengeluarkan uang elektronik tersebut rencananya dapat terealisasi di tahun ini. Hal tersebut juga menyusul kebijakan elektronifikasi sistem pembayaran jalan tol pada Oktober 2017 mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya memang tengah melakukan pembaruan sistem TI. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya anomali jaringan yang berdampak pada konektivitas BRI dalam kedepannya.
“Lagi diperbaharui seluruhnya, supaya tidak terulang lagi kejadian seperti kerusakan satelit Telkom, salah satunya di sistem uang elektronik,” ucap Hari.
Jika melihat dari empat bank besar penerbit uang elektronik, BRI Syariah merupakan satu-satunya yang belum melakukan co-branding uang elektronik. Bank syariah yang telah menjajaki kerjasama dengan induk antara lain Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah serta Bank BCA Syariah. (*)
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More