News Update

BRI Syariah Incar CAR Naik Jadi 21,7%

Jakarta–PT Bank BRI Syariah berencana menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi I senilai Rp1 triliun. Dengan adanya penerbitan Sukuk tersebut, diharapkan rasio kecukupan modal inti (capital adequacy ratio/CAR) Perseroan dapat meningkat.

Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso mengatakan, saat ini CAR BRI Syariah sebesar 14,3%. Menurutnya melalui penerbitan sukuk Mudharabah Subordinasi I, CAR Perseroan ditargetkan dapat mencapai 21,7%.

“Saat ini rasio kecukupan modal kita relatif mepet. Kalau tidak ditambahkan, modalnya bisa terhambat, dan bisa menghambat pembiayaan,” ujar Hadi di Jakarta, Rabu, 12 Oktober 2016.

Dia meyakini, dengan meningkatkan rasio kecukupan modal anak usaha BRI ini, maka pembiayaan perseroan dalam ke depan juga akan tumbuh signifikan. Sehingga ke depannya, akan mendukung bisnis perseroan khususnya dari segi pembiayaan.

(Baca juga : BRI Syariah Terbitkan Sukuk Mudharabah Rp1 Triliun)

“Ini akan mendukung ekspansi pembiayaan yang ditargetkan mencapai Rp18,8 triliun tahun ini,” ucap Hadi.

Sebagai informasi, penerbitan Sukuk Mudharabah Subordinasi tersebut ditawarkan dengan pendapatan bagi hasil yang diterima oleh pemegang Sukuk Mudharabah Subordinasi yaitu dengan kisaran sebesar 9,5-10,25% per tahun. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, BI Diperkirakan Intervensi

Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Menguat, Tembus ke Level 9.018

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More

2 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Naik Lagi! Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More

2 hours ago

IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya

Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More

2 hours ago

KPK, Ilusi Kerugian Negara, dan Bahaya “Narasi Paksa” dalam Kasus Dana Nonbujeter Bank BJB

Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More

6 hours ago

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

11 hours ago