News Update

BRI Siapkan Rp29 Triliun dan Siagakan 122 Unit Kerja untuk Kawal Libur Nataru

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan yang prima selama periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Direktur Jaringan dan Layanan BRI A. Solichin Lutfiyanto menyatakan bahwa perseroan menyiapkan lebih dari Rp29 triliun dan membuka 122 unit kerja selama periode libur Nataru untuk memberikan layanan operasional terbatas pada masyarakat.

“Penyediaan kas Rp 29 triliun akan digunakan untuk kebutuhan transaksi nasabah melalui ATM dan operasional unit kerja. Nasabah pun tetap dapat melakukan transaksi digital, baik melalui e-banking maupun e-channel milik BRI,” imbuh Solichin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Selain memastikan kesiapan ketersediaan kas, BRI juga memberikan layanan operasional terbatas di 122 unit kerja BRI seluruh Indonesia pada tanggal 26 dan 31 Desember dengan penerapan standar protokol kesehatan. Layanan terbatas tersebut meliputi pembukaan rekening simpanan, penarikan dan setoran ke rekening simpanan, layanan setoran pinjaman, setoran penerimaan negara, pick up services dan layanan complain handling.

Untuk jenis layanan lainnya, yaitu layanan penerimaan pembayaran pembelian BBM dan non BBM dari SPBU/merchant, BRI memberikan layanan operasional terbatas pada 26 Desember, 31 Desember, dan 2 Januari 2021.

“Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai kemudahan transaksi di BRI melalui BRImo, contact center BRI, 53 ribu ATM Link, lebih dari 460 ribu Agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, dan 219 ribu jaringan e-channel BRI,” tukas Solichin. 

BRImo sendiri merupakan aplikasi digital banking milik BRI yang menggabungkan fungsi mobile banking daninternet banking. Nasabah pengguna ponsel iOS maupun android sudah dapat mengunduhnya melalui app store. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago