News Update

BRI Siapkan Layanan Menyeluruh Bagi Satuan TNI-AL

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk, (BRI) bersama Markas Besar TNI Angkatan Laut (AL) kembali memperkuat kerjasama dalam bidang penyediaan layanan pembayaran gaji pegawai, penyaluran kredit pegawai, KPR, dan Kredit kendaraan bermotor di lingkungan Kesatuan TNI Angkatan Laut.

Bank BRI dan Mabes TNI Angkatan Laut sepakat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Layanan Pembayaran Gaji Pegawai di lingkungan Kesatuan TNI Angkatan Laut, yang ditandatangani oleh Direktur Kelembagaan BRI Bapak Sis Apik Wijayanto dan Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut Bapak Laksma Tni Djoko Erwan disaksikan oleh Direktur Utama Bank BRI Suprajarto dan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Bapak Laksamana TNI Siwi Sukma Adji di Markas Besar Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta (29/06).

Baca juga: BRI Jalin Kerjasama Strategis Dengan Anak Perusahaan Pelindo III

“Kerjasama ini merupakan salah satu komitmen BRI untuk memberikan layanan perbankan yang prima bagi Kesatuan TNI Angkatan Laut sebagai mitra inti Bank BRI,” kata Suprajarto melalui keterangan resminya di Jakarta Sabtu 30 Juni 2018.

BRI tidak hanya memberikan fasilitas layanan pengelolaan dana operasional kementerian pertahanan RI, tetapi juga memberikan fasilitas tambahan bagi karayawan yang berada dilingkungan TNI Angkatan Laut untuk menerima payroll melalui tabungan Britama BRI serta fasilitas pinjaman kepada karayawan dengan suku bunga yang kompetitif.

Fasilitas pinjaman yang dapat dinikmati oleh para pekerja di lingkungan TNI Angkatan Laut di antaranya adalah BRIGUNA, KPR BRI, dan KKB BRI. Tambah lagi, BRI juga memberikan proteksi asuransi secara gratis kepada Anggota dan PNS di lingkungan satuan TNI Angkatan Laut pemegang tabungan Britama BRI berupa fasilitas Personal Accident tabungan Britama.

“Kami berharap, kerjasama ini dapat meningkatkan potensi bisnis Bank BRI dan memberi kemudahan dalam layanan perbankan kepada Kesatuan TNI Angkatan Laut,” tutup Suprajarto.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

52 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

1 hour ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

3 hours ago