Headline

BRI Siap Turunkan Bunga

Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan mematuhi arahan Otoritas tentang penurunan bunga menjadi single digit, termasuk untuk bunga kredit mikro.

Sebagai bank Pemerintah, BRI mengaku siap mengawal arahan Pemerintah dan Otoritas terkait untuk menurunkan suku bunga kredit.

“Kita kan ada yang atur, ada BI, OJK, LPS, Menteri Keuangan, jadi BRI sebagai bank Pemerintah itu kan punya tugas untuk menjalankan sebagai agen pembangunan, Pemerintah maunya apa, kan dia pemegang saham terbesar jadi kita kawal, kita harus kesana,” kata Direktur Bisnis dan UMKM BRI Mohamad Irfan di Jakarta, Senin, 14 Maret 2016.

Kendati sebagai pemain besar kredit di segmen mikro, BRI juga harus menanggung biaya overhead yang tinggi namun penurunan suku bunga kredit bisa dilakukan.

“Ya itu kita yang atur, pokoknya kita ikuti pemerintah, kan bukan hari ini saja kita tahu soal penurunan bunga ini, dari 10 tahun lalu sudah terdengar. Memang kalau mekanisme pasar enggak bisa cepat,” tambahnya. Ia mengaku, BRI belum menghitung dampak penurunan bunga terhadap profitabilitas Perseroan. Kendati demikian, BRI menurutnya telah memiliki langkah antisipasi jika pendapatan bunganya tergerus.

“Secara umum kan orang tahu akan ada pengaruh pendapatan bunga jadi mesti harus tingkatkan fee based. Selain itu omzet harus diperbesar, kita tingkatkan volume, terus kita lakukan penyesuaian supaya overhead gak naik terus, sehingga nanti ujungnya laba bisa kita jaga,” tandasnya. (*) Ria Martati

 

Editor: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More

7 mins ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

9 mins ago

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

44 mins ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

1 hour ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

3 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

4 hours ago