News Update

BRI Siap Tawarkan Obligasi Rp2,44 Triliun Dengan Kupon 6,65%-6,9%

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan II Bank BRI tahap IV tahun 2018 dengan nilai pokok Rp2,44 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 6 Febuari 2018, direncanakan obligasi itu bisa tercatat di Bursa pada tanggal 22 Februari 2018.

Dijelasakan, obligasi tersebut diterbitkan dalam dua seri. Pertama, seri A dengan jumlah pokok obligasi yang ditawarkan Rp1.83 triliun dengan tingkat bunga 6,65%  pertahun dan berjangka waktu lima atau jatuh tempo pada tanggal 21 Februari 2018.

Baca juga: BRI Siap Luncurkan Alat Pembayaran Berbasis QR Code

Sedangkan seri B, dengan jumlah pokok ditawarkan Rp605 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,9% dan  jangka waktu tujuh tahun atau jatuh tempo 21 Februari 2025.

Surat utang dengan peringkat efek idAAA itu  akan memasuki memasuki  penawaran umum  14-15 Februari dan tanggal penjatahan 19 Februari 2018.

Dalam aksi korporasi ini, BRI menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Danareks Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT Indo Primier Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi. Sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbl (BBNI) akan bertindak sebagai wali amanat Obligasi. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

12 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago