Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengaku siap menampung dan mengelola dana repatriasi dari kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak melalui berbagai produk investasi.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Wakil Direktur Utama BRI, Sunarso di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 11 Juli 2016. Menurutnya, perseroan tengah menyiapkan produk atau instrumen untuk menampung dana repatriasi.
“Kita siapkan produk dan siapkan sosialisasi. Nanti kita akan rapat untuk dana repatriasi itu. Produknya nanti kita akan bagi-bagi,” ujar Sunarso.
Menurutnya, dana repatriasi tax amnesty yang nantinya akan dikelola Bank BRI, sebanyak 30% dari total dana tersebut akan ditaruh di segmen UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan penyaluran kredit di segmen UMKM.
“Produknya kita bagi, nanti ada arahan bahwa 30% dari dana itu harus untuk UMKM, sehingga kita akan fokus terhadap produk UMKM. Kalau ada yang lain enggak apa-apa, tapi yang jelas ada alokasi 30% untuk UMKM, kita sosialisasi ke internal dahulu,” tukas Sunarso. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More