Satelit BRI, BRIsat. (Foto: Istimewa)
Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menjadi bank pertama di dunia yang memiliki satelit, yang diberi nama BRISat. Ke depan, perseroan kembali berencana untuk meluncurkan satelit kedua.
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BRI, Indra Utoyo mengatakan, perseroan berencana meluncurkan satelit baru pada 2023. Penambahan satelit ini dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas jangkauan layanan di wilayah barat Indonesia.
“Ke depan, kebutuhan bandwith akan semakin besar. BRI sudah punya slot baru antara di 103 bujur barat. Itu akan menjadi potensi nanti untuk kita. Karena kalau satu satelit saja tidak cukup, harus ada backup. Kita rencanakan peluncurannya perlu waktu 3 tahun,” ujar Indra di Jakarta, belum lama ini.
Suprajarto, Direktur Utama BRI menambahkan, bahwa tujuan dari peluncuran satelit kedua ini adalah untuk memperluas layanan perbankan dan cadangan ketika terjadi gangguan jaringan. Dia mengatakan, perbankan adalah industri yang mengutamakan kepercayaan. Sehingga, layanan perbankan harus di-backup untuk menjaga dan menjamin layanan berjalan dengan baik.
“Industri sebesar BRI ini kalau enggak punya backup yang cukup. Walaupun sekarang kita sudah punya backup dengan memanfaatkan vendor-vendor yang lain, tetapi akan lebih firm kalau kita punya backup sendiri,” tutup Supra. (*) Evan
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More