Perbankan

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting

  • BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49 persen dialirkan ke sektor produksi, terutama pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa
  • Sektor pertanian mendominasi penyaluran KUR, mencapai Rp80,09 triliun atau 44,97 persen dari total KUR
  • Jangkauan KUR BRI terus meluas dan dikelola secara prudent, dengan 18 dari 100 rumah tangga telah mengakses KUR hingga 2025.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sepanjang 2025 berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Sebagian besar penyalurannya mengalir ke sektor produksi.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa BRI senantiasa mendukung program prioritas pemerintah, terutama pada sektor-sektor produktif. Hal ini tercermin lebih dari 60 persen penyaluran kredit BRI diarahkan kepada usaha yang mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat ketahanan pangan.

“BRI terus berupaya mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. BRI pun menyalurkan pembiayaan KUR disertai dengan pendampingan, sehingga pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga kapasitas usaha yang semakin kuat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Akhmad dikutip 3 Februari 2026.

Baca juga: BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga 2025

Dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI tetap didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,49 persen dari total penyaluran KUR BRI.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen, dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabelsesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100 persen bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.

Baca juga: Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech Indonesia di WEF 2026

Diketahui, penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga juga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. 

Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI. Angka ini meningkat dibandingkan jangkauan KUR BRI pada 2023 dan 2024 yang mencapai 15 rumah tangga dan 17 rumah tangga.

Secara kumulatif, sejak 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,57 Persen ke Level 8.047

Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More

1 hour ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

1 hour ago

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

2 hours ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

2 hours ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

5 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

5 hours ago