Jakarta- Satu hari pasca terjadinya Tsunami yang menerjang Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu lalu, Bank BRI bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan CSR BRI Peduli kepada para korban bencana.
Pada Minggu (23/12), Kantor Cabang Pandeglang dan Labuan menyerahkan bantuan CSR dengan total Rp100 Juta kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita. Selanjutnya pada Senin (24/12), Direktur Utama Bank BRI Suprajarto mengunjungi lokasi bencana dengan menyerahkan bantuan berupa sembako, selimut, tenda dan sarung senilai Rp200 Juta.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Secara bertahap Bank BRI akan menyalurkan bantuan CSR BRI Peduli sebagai upaya untuk percepatan pemulihan pasca bencana serta membantu meringankan para korban,” ujar Suprajarto melalui keterangan resminya, Jumat 28 Desember 2018.
Bencana yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam tersebut mengakibatkan kerusakan dan juga korban jiwa. Tsunami yang diperkirakan akibat longsoran erupsi gunung Krakatau tersebut juga tercatat memakan ratusan korban jiwa.
Sebagai informasi, hingga Rabu (26/12) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB ) memperbarui informasi jumlah korban akibat tsunami yang menerjang Banten dan Lampung. Korban tewas menjadi 430 orang.
Selain itu tercatat 1.495 orang luka-luka serta 159 orang masih dikabarkan hilang. Namun hingga saat ini sejumlah personel TNI-POLRI serta Tim SAR terus berupaya untuk memulihkan kondisi dampak bencana dan mencari korban masih dinyatakan hilang tersebut.(*)
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More