BRI Syariah Sabet 4 Penghargaan Dalam Infobank Digital Brand Awards 2018
Jakarta – BRI Syariah berhasil meraih Infobank Digital Brand Awards 2018. Penghargaan diterima langsung oleh Widodo Januarso, Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah pada Rabu, 25 April 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Dalam ajang ini, BRI Syariah menyabet 4 penghargaan sekaligus masing-masing untuk kategori Corporate Brand, produk tabungan , kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).
Penghargaan ini digelar untuk terus mengingatkan para pelaku industri perbankan dan keuangan akan tantangan di era digital, dimana akses masyarakat di dunia maya bisa memberikan dampak terhadap reputasi perusahaan dan produk-produk yang ditawarkan.
Baca juga: BRI Syariah Tawarkan Saham Dikisaran Rp505-Rp650
Untuk itu, pelaku industri dituntut untuk berinovasi dengan strategi yang baik dan profesional di dunia maya. Perusahaan yang mendapatkan penghargaan dalam 7th Infobank Digital Brand Awards 2018 adalah yang mendapatkan index tertinggi berdasarkan riset digital branding selama 2017 yang dioleh oleh Infobank dan Isentia Indonesia.
Widodo Januarso mengatakan, apresiasi yang diterima BRI Syariah ini menjadi penyemangat #hijrah BRISyariah sebagai bank ritel modern untuk bekerja lebih keras dan cerdas agar lebih fokus pada bidang konsumer demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Widodo menambahkan, prestasi yang diraih BRISyariah menunjukkan bahwa perusahaan memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sebagai bank umum syariah (BUS), perusahaan juga menerapkan prinsip syariah dalam setiap kegiatannya. Prinsip ini sudah menjadi budaya kerja di BRISyariah. “Tantangannya adalah mempertahankan keberhasilan ini dan menciptakan image BRISyariah yang lebih baik lagi di mata masyarakat,”pungkasnya.(*)
Poin Penting Ombudsman dorong Bank Jambi segera memulihkan layanan digital demi kenyamanan dan keamanan seluruh… Read More
Poin Penting Hingga Januari 2026, realisasi belanja pemerintah pusat capai Rp131,9 triliun, melonjak 53,3 persen… Read More
Oleh Hendra Febri, S.H., M.H, Praktisi Hukum, Banker, dan Lawyer PADA 4 Februari 2026, Pemerintah… Read More
Poin Penting Pinjol melonjak jelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan konsumtif dan faktor psikologis seperti FOMO,… Read More
Poin Penting Pajak Januari 2026 Rp116,2 triliun, naik 30,7 persen yoy (4,9 persen dari pagu… Read More
Poin Penting APBN awal 2026 defisit Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap PDB, dinilai masih… Read More