News Update

BRI Realisasikan Titipan Dana Pemerintah ke Kredit Senilai Rp45 Triliun 

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada 13 Januari 2021 telah berhasil menjalankan tugas yang diamanatkan Pemerintah dalam menggenjot penyaluran kredit dari Penempatan Dana Pemerintah. Tercatat dari Rp15 triliun penempatan dana Pemerintah sejak 25 Juni 2020 hingga 13 Januari 2021, secara total BRI berhasil menyaluran kredit mencapai Rp45 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, penempatan dana deposito pemerintah di BRI terdiri dari dua tahap dimana tahap pertama melalui PMK 70 BRI mendapat penempatan dana Rp10 triliun dilanjut tahap kedua melalui PMK 104, BRI mendapatkan penempatan dana Rp5 triliun.

“Penempatan dana pemerintah melalui PMK 70 dan 104 telah berakhir tanggal 13 Januari 2021 dan BRI telah mengembalikan dana pemerintah tersebut,” kata Sunarso saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa 2 Febuari 2021.

Sunarno menjelaskan dari penempatan dana tersebut BRI telah berhasil menyalurkan kredit ke sekitar 1,17 juta debitur yang terdiri dari berbagai segmen baik mikro Kredit Usaha Rakyat (KUR), Mikro Nion KUR, hingga segemen kecil menengah.

Dirinya juga menyebut, program pemerintah tersebut telah mendongkrak pencapaian kredit BRI pada tahun 2020. Dimana diketahui, hingga akhir Desember 2020, secara konsolidasian BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp938,37 triliun atau masih tumbuh 3,89% year on year. Angka ini jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan pertumbuhan kredit nasional di tahun 2020 dikisaran minus 1% hingga 2%. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

11 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

23 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

33 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

59 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago