Jakarta – The Asian Banker, kembali menempatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI di peringkat pertama The Best Retail Banks di Indonesia. Adapun untuk peringkat di kawasan Asia, BRI menempati posisi ke-35, atau meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2020 lalu pada posisi 36.
Dalam situs resminya, The Asian Banker menyebut pemeringkatan ini merupakan penilaian terhadap program layanan keuangan ritel BRI yang sangat baik dan prima. Selain itu, layanan keuangan BRI dipandang sangat baik karena telah mengalami proses audit yang ketat serta transparan sesuai standardisasi penilaian untuk perbankan berkelas dunia.
Terkait penghargaan tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pihaknya berhasil menjaga kinerja positif dan terus bertumbuh di tengah hadangan pandemi Covid-19. Bahkan menurutnya dengan peningkatan satu peringkat di Asia, membuktikan BRI selalu dapat memberikan layanan prima di tengah kondisi yang menantang.
“Secara global dunia perbankan saat ini mengalami tantangan yang sangat besar. Namun BRI tetap mampu mencatatkan kinerja positif. Penghargaan ini akan menjadi motivasi lebih bagi kami untuk selalu meningkatkan dan memberikan layanan terbaik khususnya bagi pelaku UMKM,” kata Sunarso melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 23 Juni 2021.
Penilaian itu berlangsung dari Januari hingga Maret setiap tahun dan didasarkan pada metodologi balanced scorecard yang dimiliki The Asian Banker. Adapun komponen penilaiannya yakni kinerja keuangan, strategi dan kepemimpinan, digital journey, merek, penjualan, pengalaman pelanggan, proses dan teknologi, manajemen risiko, sumber daya manusia dan organisasi serta pencapaian lainnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More