News Update

BRI Raih Apresiasi Sebagai Dealer Utama dan Mitra Distribusi SUN Terbaik

Jakarta – Bank BRI terus menorehkan kinerja kinclong di sektor keuangan perbankan. Pencapaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni sebagai Dealer Utama SUN Dengan Kinerja Terbaik dan Mitra Distribusi SUN Ritel Terbaik Tahun 2018 yang diberikan dalam rangkaian acara Investor Gathering 2019, di Jakarta (16/12).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Luky Alfirman dan Senior Executive Vice President Bank BRI Listiarini Dewajanti.

Listiarini mengungkapkan, Frekuensi transaksi SUN meningkat secara signifikan pada tahun 2018, khususnya perdagangan SUN pada pasar sekunder SUN All Series periode Q4 2018. Bank BRI mampu memimpin aktivitas perdagangan dengan share sebesar 20.55% tertinggi dibandingkan Bank lainnya.

“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi Bank BRI untuk terus berkontribusi positif kepada para stakeholder BRI dan dalam meningkatkan pertumbuhan kinerja,” tambah Listiarini.

Berdasarkan hasil evaluasi kinerja Dealer Utama pada tahun 2018, Bank BRI berhasil menyerap 23.86% dari total penerbitan SUN di pasar perdana melalui mekanisme lelang, jumlah ini naik signifikan dibandingkan pada tahun 2017 sebesar 13.44%.

Sedangkan volume perdagangan pada semua seri obligasi di sekunder yakni sebesar 15.3%, angka ini juga meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 13.9%.

Apresiasi lain yang juga berhasil diterima oleh Bank BRI adalah sebagai Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik untuk Kelompok Transaksi Repurchase Agreement sesuai GMRA dan Bank Pendukung UMKM Terbaik untuk Kelompok Bank BUKU 3 dan 4 dalam ajang Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 yang digelar di Jakarta pada 28 November lalu.

Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan diterima oleh Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Presiden Indonesia Joko Widodo.(*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

45 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

4 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago