Perbankan

BRI Perkuat Layanan Global Banking Solution

Jakarta – Salah satu Bank BUMN terbesar tanah air, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus melakukan upgrade dalam lini layanan transaksi perbankan internasional melalui jaringan SWIFT yang dapat dinikmati oleh perusahaan global non-finansial ataupun lembaga non-bank, khususnya yang memiliki jaringan unit usaha di Indonesia, fasilitas tersebut adalah layanan SWIFT MT101.

Penyediaan layanan global tersebut memberikan kemudahan kepada para pengusaha global untuk melakukan transaksi internasional berupa pemindahan dana secara cepat dan real time dimana pun di seluruh dunia.

SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi mengatakan, bahwa BRI membuka layanan global servicebagi para pelaku usaha yang berada di dalam dan luar negeri untuk melakukan pemindahan dana mereka dari rekening bank manapun ke rekening BRI di Indonesia. Sebagai member The Society of Worldwide Interbank Financial Telecommunication – Global Payment Innovation (SWIFT GPI), BRI dapat memberikan kemudahan akses perusahaan global yang telah menjadi member SWIFT untuk mengelola rekeningnya.

SWIFT merupakan sebuah sistem komunikasi yang disepakati serta digunakan oleh jaringan perbankan dan institusi keuangan di seluruh dunia untuk bertukar informasi. Digunakan lebih dari 11.000 institusi keuangan secara global, SWIFT menyediakan jaringan yang aman serta sistem format pesan yang telah terstandarisasi.

“Kini institusi non-finansial serta lembaga non-bank juga dapat menikmati fasilitas pegiriman pesan yang disediakan oleh SWIFT, melalui MT101. Layanan ini marak digunakan oleh perusahaan-perusahaan global yang memiliki perwakilan serta fasilitas perbankan di negara lain. Di Indonesia sendiri, layanan ini cenderung digunakan oleh perusahaan multinasional, PMA, serta Fintech Global,“ tambah Achmad Royadi Kamis (11/11/2021).

BRI sendiri telah menjadi member dari SWIFT GPI sejak 2018. Sistem ini memberikan kenyamanan untuk nasabah berupa transparansi biaya, payment tracking yang dapat dengan mudah di monitor serta di akses melalui https://brifast.co.id/swift-tracker/, serta konfirmasi atas masuknya dana ke rekening tujuan pengiriman di luar negeri.

Untuk mengaktifkan fasilitas MT101 tersebut, nasabah hanya perlu mendaftarkan RMA (Relationship Manager Application) pada sistem SWIFT miliknya dengan kode BRI yaitu BRINIDJAXXX. Dengan disetujuinya koneksi tersebut oleh BRI, maka nasabah perusahaan sudah bisa melakukan instruksi mutasi rekening dari head office yang berada di luar negeri.

Sebagai tambahan, BRI juga menyediakan layanan untuk mengaktifkan SWIFT MT940 pada rekening nasabah perusahaan yang berada di BRI. Melalui MT940, Head Office perusahaan global maupun subsidiary serta afiliasi nasabah perusahaan yang berada di dalam ataupun luar negeri dapat menerima laporan mutasi rekening secara lengkap, cepat, dan akurat.

“Penggunaan fasilitas SWIFT ini tidak hanya memberikan kemudahan untuk instruksi pemindahan dana serta mendapatkan laporan account statement secara berkala, namun juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk dapat mengelola keuangan perusahaan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

42 mins ago

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

1 hour ago

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

1 hour ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

2 hours ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

2 hours ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

2 hours ago