Dirut BRI Asmawi Syam : Kapitalisasi BRI terus meningkat. (Foto: Budi Urtadi)
BRI ingin mengembangkan bisnis asuransi Bringin Life dengan investor lain. Ria Martati
Jakarta–Rencana PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Bringin Life Sejahtera (BRI Life) dipastikan selesai tahun ini.
Seperti diketahui, Bringin Life sebagian besar sahamnya (90,17%) dimiliki oleh Dana Pensiun BRI dan sisanya oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai BRI.
“Nilainya masih proses deal terus, tapi selesainya tahun ini,” kata Direktur Utama BRI Asmawi Syam dalam kunjungannya di BRI Kantor Cabang Khusus, Jakarta, Jumat 4 September 2015.
Kendati demikian, ia belum bersedia mengungkap besaran nilai akuisisi tersebut. Sebelumnya Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo mengatakan BRI telah menyiapkan Rp2 triliun untuk mengakuisisi perusahaan asuransi jiwa.
BRI juga mencari investor baru untuk mengembangkan bisnis asuransinya nanti. Asmawi sendiri masih belum mau berkomentar tentang calon mitra strategisnya. Adapun ketika ditanya soal terpilihnya perusahaan asuransi asal Korea sebagai mitra, dia tidak mengelak ataupun mengiyakan.
“Kok kamu tahu?,” singkatnya. Dia juga mengatakan perseroan belum bisa memastikan akan tetap menjadi pemegang saham pengendali atau tidak.
“komposisinya kita juga belum bisa disclose,” tambahnya. (*)
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More