News Update

BRI Optimis Tutup Tahun 2018 Dengan Laba Double Digit

Jakarta —PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) optimis dapat menutup tahun 2018 dengan kinerja yang cemerlang. Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo bahkan masih yakin pihaknya masih dapat membukukan laba akhir tahun hingga double digit.

“Kalau sudah kan nanti juga perlu diaudit. Kita bilang laba bisa tumbuh double digit namun belum selesai,” kata Haru setelah menghadiri acara Talkshow dan Book Launching Infobank Top 56 CEO BUMN di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Guna mencapai target tersebut Haru menjelaskan pihaknya masih terus menggenjot angka penyaluran kredit miliknya. Dirinya optimsi masih dapat menumbuhkan angka kredit akhir tahun hingga 14%.

“Ini udah di penghujung tahun, belum selesai, masih ada satu bulan jadi kira-kira pertumbuhannya kredit itu 14%, sesuai target,” kata Haru.

Tak hanya itu, pihaknya mengaku masih tetap fukus untuk menyalurkan kredit pada segmen kecil menengah dan UMKM dimana sebelumnya pertumbuhan kredit UMKM masih cukup besar.

“Paling banyak masih UMKM tumbuh kurang lebih sekitar 15% hingga 16%. Yang korporasi mungkin di bawah itu ya. Jadi rata-ratanya totalnya 14% perkiraan,” tukas Haru.

Sebagai informasi, hingga kuartal III-2018 saja BRI masih mampu meraup laba bersih sebesar Rp23,5 triliun, angka tersebut tumbuh 14,6 persen year on year dibandingkan laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp20,5 triliun.

Sedangkan untuk komposisi kredit, Hingga kuartal III-2018, Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp.808,9 triliun atau naik sebesar 16,5 persen. Bank BRI juga secara konsisten terus meningkatkan penyaluran kredit ke segmen UMKM.

Kredit senilai Rp.621,8 triliun atau sekitar 76,9 persen dari total kredit BRI disalurkan ke segmen UMKM hingga akhir September 2018. Secara year on year, kredit ke segmen UMKM tumbuh 16,5 persen. Ini bukti komitmen BRI untuk terus memberdayakan UMKM di Indonesia. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

4 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

4 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

4 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

5 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

6 hours ago