Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) optimistis dapat menguasai kapitalisasi pasar(market capitalization) hingga menembus angka Rp700 triliun pada tahun 2022 mendatang.
“Target kita di 2022 market cap Rp700 triliun dan sekarang sudah Rp438 triliun. Perjalananya kita tentu akan secara bertahap sampai lima tahun lagi,” ungkap Direktur Strategi Bisnis dan Keuangan BRI Haru Koesmahargyo, pada paparan Kinerja BRI Triwulan IV tahun 2017 di Gedung BRI Jakarta, Rabu 24 Januari 2018.
Sebagai informasi, sejak melakukan stock split kedua pada pertengahan November 2017, harga saham Bank BRI mengalami peningkatan cukup signifikan.
Pada perdagangan saham perdana sejak stock split kedua November lalu, harga saham Bank BRI per lembarnya berada di angka Rp3.280 dan pada penutupan perdagangan bursa pada hari Selasa lalu (23/01), saham BBRI menyentuh harga Rp3.920 per lembar saham, yang berarti dalam kurun waktu 2 bulan, harga saham BBRI telah meningkat 19,5 persen.
Haru juga mengungkapkan, walau target yang dicanangkan lumayan tinggi, namun pihaknya tidak berniat untuk melakukan stock split atau pemecahan saham.
Haru menilai, kinerja perseroan yang semakin cemerlang akan mendorong kapitalisasi pasar cepat tercapai. Terlebih, BRI berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp29,04 triliun hingga sepanjang tahun 2017, atau tumbuh 10,7 persen dalam setahunan (year on year/ YoY) dari tahun 2016 lalu yang hanya meraih Rp26,23 triliun. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More