Categories: Perbankan

BRI Minta Sektor Penyaluran KUR Tak Dibatasi

BRI kesulitan menyalurkan KUR jika dibatasi pada sektor prioritas seperti pertanian, perikanan, perkebunan dan TKI. Ria Martati

Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meminta agar penyaluran KUR tak perlu dibatasi pada sektor-sektor tertentu saja. Bank penyalur KUR terbesar ini beralasan, KUR sesuai tujuannya adalah untuk memberi akses pembiayaan ke pengusaha-pengusaha kecil.

“Mohon kalau bisa jangan dilihat pemerataan per sektor, yang ingin kita tolong bukan sektor, tapi siapa yang membutuhkan,” kata Direktur Utama BRI Asmawi Syam dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 8 September 2015.

Dia mengatakan, dengan jatah Rp21,4 triliun dari total KUR Rp30 triliun tahun ini menurutnya KUR baru dapat menjangkau 2 juta nasabah, jika rata-rata pinjaman per nasabah Rp10 juta. Padahal jumlah pelaku UMKM mencapai 50 juta. Oleh karena itu BRI lebih memprioritaskan pada pengusaha kecil yang belum pernah mendapatkan pembiayaan dari bank.

Selain itu pemilahan sektor juga sulit secara administratif. Asmawi menyontohkan penjual sayur yang biasa dimasukkan dalam sektor perdagangan, padahal sebenarnya termasuk sektor pertanian off-farm. Penyaluran kredit yang dibatasi pada sektor-sektor tertentu juga sulit untuk dilakukan di wilayah yang didominasi sektor tertentu.

“Kalau di satu provinsi, adanya satu sektor kami pusing, misal di 1 provinsi sektor pertanian 20%, sektor lainnya sekian persen, kalau kami hentikan di sektor lain jadi persoalan,” tambahnya. Dia mengaku sudah mengajukan usulan tersebut pada Pemerintah, dan saat ini sedang dalam kajian. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

25 mins ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

57 mins ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

3 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

4 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

5 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

11 hours ago