Jakarta – Menyusul sukses Web Series Pakai Hati Season 1 yang ditonton lebih dari 4,3 juta kali, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meluncurkan Pakai Hati Season 2 di Auditorium Brilian Center, Jakarta (05/03). Dibintangi oleh Rizky Nazar (Bagas) dan Indah Permatasari (Indah), sekuel ini akan berpusat pada perjalanan Bagas, seorang pekerja BRI, serta upayanya untuk mendorong pelaku UMKM di daerah naik kelas.
Direktur Human Capital BRI Herdy Rosadi Harman yang hadir dalam peluncuran tersebut mengungkapkan BRI memiliki visi untuk menjadi The Most Valuable Bank in South East Asia dan Home To The Best Talent di tahun 2022. “BRI merupakan tempat bagi talenta muda terbaik bangsa, yang ingin memberikan kontribusi langsung terhadap negara,” kata Herdy di Jakarta Kamis 5 Maret 2020.
Pemutaran perdana web series Pakai Hati Season 2 ini turut serta mengundang para blogger, influencer dan Milenials BRI yang berjumlah lebih dari 100 orang. Herdy menjelaskan, Web series tersebut BRI ingin memperkenalkan suasana kerja yang dinamis, inovatif, enerjik dan menyenangkan. “BRI berusaha memberikan lingkungan kerja yang nyaman bagi para pekerja BRI sehingga mereka bekerja dengan penuh semangat,” ujar Herdy.
Sebagai upaya peningkatan produktivitas pekerja, BRI juga berusaha menciptakan worklife balance, menciptakan jenjang karir yang menantang dan atmosfer kerja yang kondusif serta mendorong kolaborasi untuk menciptakan calon pemimpin di masa depan. Saat ini tercatat Pekerja BRI berjumlah lebih dari 125 ribu orang yang tersebar di 9.798 jaringan kantor di seluruh Indonesia.
“Jangan lupa saksikan Pakai Hati Season 2 di channel youtube BANK BRI yang akan ditayangkan mulai Jumat, 6 Maret 2020,” ajak Herdy. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Grab lewat A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) dengan membeli 362,7 juta… Read More
Poin Penting Adira Finance memperkuat loyalitas nasabah melalui program Harinya Cicilan Lunas (HARCILNAS) 2025 di… Read More
Poin Penting Purbaya mengeklaim mengetahui penyebab pelemahan rupiah dan menilai kondisi itu bisa dibalik dalam… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Soal kemungkinan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS berdampak minimal dan… Read More
Poin Penting CELIOS menilai wacana tukar guling pejabat BI-Kemenkeu berisiko melemahkan citra independensi Bank Indonesia… Read More