News Update

BRI Life Sabet Penghargaan di Ajang Indonesia Best Digital Financing Awards 2024

Jakarta – Berkat transformasi digital, Asuransi BRI Life menyabet penghargaan sebagai “Best Digital Finance 2024 for Providing Optimum Solutions through Digital Service Innovation” untuk kategori Life Insurance.

Hasil penelitian Desk Research Media Monitoring, dan Expert Panels Warta Ekonomi menjadi dasar penentuan penerima award “Indonesia Best Digital Financing Awards 2024”, yang tahun ini mengambil tema “Prioritizing Access to Digital Services and Cybersecurity Assurance”.

Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan, BRI Life merupakan perusahaan asuransi jiwa yang concern dalam pemanfaatan teknologi digital. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan inovasi dan mengoptimalisasi digital guna menunjang proses bisnis perusahaan, di antaranya menggunakan aplikasi digital dalam memberikan pelayanan.

Baca juga: BRI Insurance Serahkan Klaim Rp81,79 Juta ke Korban Kebakaran di Probolinggo

“Dari sisi inovasi digital, BRI Life terus mengembangkan layanan untuk mempermudah nasabahnya, sesuai dengan regulasi,” ujar Aris dalam keterangan resminya, 28 Agustus 2024.  

Dia melanjutkan, pihaknya juga bersinergi dengan induk BRI pada aplikasi BRImo, dengan meluncurkan produk Life Care & ACCI Care, mengoptimalkan kemampuan digital yang dimiliki oleh induk.

“Inovasi berikutnya adalah dari sisi layanan di mana nasabah kami mayoritas telah digitally on board, karenanya kita memastikan bahwa  dari sisi layanan, harus dapat  juga diakses  secara digital,” tambahnya.

Lebih lanjut Aris mengungkapkan, dengan transformasi digitalisasi, ada tiga manfaat bagi BRI Life. Di antaranya dapat menjangkau nasabah yang berada jauh dari pusat kota, proses pelaksanaan dan biaya yang lebih efisien.

“Terpenting adalah “Customers Experience”, di mana nasabah dapat menikmati layanan asuransi mulai dari mendapatkan informasi asuransi yang dibutuhkan, kemudahan pembelian produk, harga yang bersaing dan kemudahan pengurusan klaim,” jelasnya.

Menurut Aris, digitalisasi dalam industri asuransi telah menjadi hal penting dalam mendukung kemajuan perusahaan. Dengan menerapkan teknologi digital dalam proses klaim, manajemen polis, dan layanan pelanggan, perusahaan asuransi dapat mengoptimalkan efisiensi operasional perusahaan lebih substansial. 

Baca juga: 46 Tahun Berdiri, Asuransi TRIPA Gencar Berkolaborasi di Era Digitalisasi

Perkembangan aplikasi digital yang merupakan salah satu pemanfaatan teknologi telah mengubah cara nasabah mengakses layanan asuransi.

“Keberadaan aplikasi ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pelanggan, tetapi juga membantu perusahaan asuransi untuk memperluas pangsa pasar mereka dengan lebih efektif,” jelas Aris. 

Aris kembali menegaskan, penghargaan yang diterima tersebut didedikasikan bagi stakeholders serta segenap Insan di BRI Life yang telah memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan perusahaan.

“Penghargaan ini tentunya juga merupakan booster bagi kami untuk terus berkarya dan produktif dalam berkinerja, dalam upaya untuk terus memBRILifekan Indonesia,” tutup Aris. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

OJK: Outlook Negatif Himbara Dipicu Faktor Eksternal, Bukan Fundamental

Poin Penting Outlook bank jumbo termasuk Himbara jadi negatif akibat faktor eksternal dan perubahan outlook… Read More

8 mins ago

OJK Buka-bukaan Soal Dampak Konflik Timur Tengah ke Perbankan RI

Poin Penting OJK menilai konflik Timur Tengah berpotensi menekan ekonomi Indonesia melalui kenaikan harga energi,… Read More

21 mins ago

Pelaporan SPT Tahunan 2025 Capai 7,7 Juta, DJP Ungkap Rinciannya

Poin Penting Hingga 12 Maret 2026, 7,7 juta SPT Tahunan PPh 2025 telah dilaporkan ke… Read More

57 mins ago

BTN Siapkan Rp23,18 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026

Poin Penting BTN menyiapkan uang tunai Rp23,18 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan… Read More

1 hour ago

BEI Proyeksi Outflow Investor Asing pada Maret 2026 Tak Terlalu Deras, Ini Alasannya

Poin Penting BEI memproyeksikan outflow investor asing pada Maret 2026 tidak terlalu deras karena turnover… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Merosot 1,81 Persen ke Posisi 7.228

Poin Penting IHSG sesi I (13/3) ditutup turun 1,81 persen ke level 7.228,94 dari posisi… Read More

2 hours ago