Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi institusi keuangan dengan kontribusi terbesar dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) selama tahun 2021. Dari sisi restrukturisasi kredit saja, BRI telah merestrukturisasi sebesar Rp159,78 triliun hingga November 2021.
“Untuk kredit usaha rakyat (KUR) digital, kita telah mengucurkan 6 miliar rupiah kepada 20 ribu peminjam. Dan kita berhasil menjaga NPL di bawah 1% dengan mengimplementasi credit scoring untuk menentukan creditworthiness serta menjaga RPC,” terang Vice President of Digital Banking Development and Operation Division BRI, Muhammad Ghifary, dalam webinar Infobank dan Akamai Technologies, Selasa, 18 Januari 2022.
Sementara untuk UMKM, BRI telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp8,7 triliun kepada 14.489 debitur. Lalu, untuk KUR super mikro, BRI telah salurkan Rp8,66 triliun kepada 985.000 debitur. Keberhasilan BRI dalam menyalurkan dana dan menopang sektor UMKM tentunya tak bisa dilepaskan dari kolaborasi yang aktif dengan berbagai pihak.
“Kita terus memperkuat aspek-aspek digitalisasi, dan yang tak kalah pentingnya adalah ekosistem. Bagaimana bank seperti BRI bisa stay relevant dengan ekosistem tadi yang serba bertumbuh secara digital. Di sini kita mencoba menjawab tantangan itu dengan mindset ‘go smaller, go shorter, dan go faster’. Maka dari itu, kita pun mencoba memperkuat model bisnis hybrid yang memadukan aspek digital dan jaringan sebagai yang terbesar di Indonesia,” terang Ghifary.
Keberadaan kantor cabang hingga ke pelosok Tanah Air, agen laku pandai, dan financial advisor yang dipadukan dengan layanan-layanan digital telah membuat BRI berhasil stay relevant dengan zaman, namun tetap mengakomodasi semua pihak. (*) Steven Widjaja
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More