Perbankan

BRI Kembali Gelar Bazaar Klaster Mantriku, UMKM Binaan Dapat Sertifikat Halal

Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menggelar agenda bulanan Bazaar Klaster Mantriku pada Jumat(12/11), di Kantor Pusat BRI Jakarta sebagai salah satu komitmen perseroan dalam pemberdayaan UMKM. Dalam kegiatan kali ini, BRI juga menyerahkan sertifikat halal bagi UMKM binaan.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan, acara ini rutin dilaksanakan setiap bulan dengan tujuan memperluas akses pasardengan memperkenalkan produk klaster unggulan dari UMKM binaan BRI dalam bentuk pameran.

Klaster Unggulan adalah klaster yang secara intensif didampingi oleh Mantri BRI Unit dan telah mendapatkan dukungan program pemberdayaan dari BRI. Bazaar ini selain memperkenalkan produk UMKM binaan, diharapkan pula menginspirasi lebih banyak UMKM yang tergabung dalam klaster usaha bersama BRI agar majudan bangkit bersama khususnya di masa sulit karena pandemi,” ujar Supari.

Untuk Bazaar edisi November diikuti oleh klaster binaan yang tersebar dari seluruh Indonesia. Di antaranya yakni Ikan Asap Jayapura, Stick Kepiting Makassar, Durian Songgon Banyuwangi,Keripik Ayam Denpasar, Jeruk Marabahan Banjarmasin, dan  klaster dari wilayah barat yaitu Jambu Air Demak Semarang.

Adapun bagi konsumen yang ingin bertransaksi, BRI memfasilitasi dengan sistem pembayaran cashless yakni QRIS, BRIMO, EDC Merchant, hingga transfer. Dalam acara ini pun diserahkan pula secara simbolis sertifikasi produk halal bagi pelaku UMKM yang produknya telah memenuhi standarisasi halal nasional.

Sertifikasi Halal Salah Satu Fokus BRI

Menurut Supari, selain mendorong pada peningkatan produksi dan kapabilitas UMKM, BRI pun fokus pada peningkatan daya saing produk UMKM salah satunya melalui program sertifikasi halal. Hal ini pun menurutnya, seiring dengan program sertifikasi halal daripemerintah.

Produk UMKM kami dorong memenuhi kriteria halal selain harusmemiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Program sertifikasi halal diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk UMKM, khususnya produk makanan dan minuman,” ujarnya menerangkan.

Melalui langkah BRI ini, sekaligus menjawab kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Seperti dalam proses melengkapi form data pada sistem Si Halal, yaitu aplikasi yang menampung usulan pembuatan sertifikat halal.BRI memberikan pendampingan bagi UMKM yang sebagian besarbelum familiar dengan aplikasi Si Halal, hingga sertifikat halal didapatkan pelaku UMKM tersebut atas produknya.

Dalam bazar kali ini, penyerahan sertifikat halal diberikan secara simbolis kepada empat pelaku UMKM anggota Rumah BUMN Jakarta. Mereka adalah usaha olahan rempah dari Yuzan Rempah milik Harlin Nurbayati, olahan tauco dari Tauco Kedung Rasa milik Aina Susanti, Stik Keju Risiris milik RA Pradiyanti dan Kacang Coklat D’Sal milik Salmi Sufraini.

Karena BRI memang akan terus mendorong UMKM yang tergabung dalam Klaster Usaha untuk bangkit bersama BRI agar semakin besar. Harapannya klaster tersebut akan semakin banyak menciptakan lapangan kerja baru dan semakin menginspirasi masyarakat sekitar untuk tumbuh bersama memajukan ekonomilokal,” kata Supari optimistis. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Ditutup Melonjak 2,52 Persen ke Level 8.122, BUMI Jadi Saham Teraktif

Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More

14 mins ago

Bank KBMI 2 di Jalan Terjal, tapi Masih Bertahan

Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More

33 mins ago

Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More

45 mins ago

Gila! Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp992 Triliun, DPR: Jejaringnya Hidup dan Berkembang

Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More

2 hours ago

Tak Ada Ampun, Eks Menteri Kehakiman China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi

Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More

2 hours ago

Laba Bersih BNI Tembus Rp20 Triliun pada 2025, Kredit Melaju 15,9 Persen

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More

3 hours ago