BRI; 1 dari 4 bank BUMN. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta 1 berkomitmen untuk dapat merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki usaha produktif.
Pemimpin Wilayah BRI Jakarta 1 Budi Satria mengaku, target penyaluran KUR untuk Kantor Wilayah BRI Jakarta 1 sendiri pada tahun 2015 mencapai Rp46,2 miliar. Oleh sebab itu dengan penyaluran KUR kepada pelaku UMKM, maka target penyaluran KUR tersebut dapat tercapai.
Selain itu, dia juga berharap penyaluran KUR Kantor Wilayah BRI Jakarta 1 di tahun depan dtargetkan akan bertambah menjadi sebesar Rp540,94 miliar. Penyaluran KUR ini, kata dia, sejalan dengan program Nawacita pemerintah untuk membangun Indonesia melalui pemerataan ekonomi.
“Bank BRI Wilayah Jakarta 1 berkomitmen kuat untuk menyalurkan KUR kepada pelaku UMKM yang memiliki usaha produktif,” ujar Budi di Jakarta, Senin, 28 Desember 2015.
Secara nasional, hingga akhir November 2015, BRI telah berhasil menyalurkan kepada tidak kurang dari 687.000 nasabah dengan total target penyalur KUR sebesar Rp21,4 triliun yang masing-masing Rp17 triliun untuk KUR mikro, R 4 triliun untuk KUR ritel dan Rp400 miliar untuk KUR TKI.
Sementara Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus bertambah. Hingga 4 Desember 2015, bank spesialis kredit mikro mencatat realisasi KUR sebesar Rp11,5 triliun, dimana realisasi penyaluran KUR itu disalurkan kepada 687.000 debitur.
Perseroan berharap, penyaluran KUR hingga akhir tahun bisa mencapai Rp13 triliun dengan total debitur sebanyak 850.000. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More