Jakarta – BRI Insurance (BRINS) kembali meraih penghargaan di ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025 sebagai Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance.
Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Erni Purwaningsih selaku Division Head Compliance and Risk Management Division BRI Insurance di Hotel Js Luwansa, Jakarta, Jumat, 9 Mei 2025.
Erni menjelaskan, di tengah kompleksitas tantangan bisnis global seperti ketidakpastian makroekonomi, disrupsi geopolitik, dan fluktuasi pasar modal, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kompas strategis yang menuntun arah bisnis menuju keberlanjutan.
Baca juga: Tingkatkan Kinerja, BRI Insurance Berinovasi Perkuat Manajemen Risiko
“Ini (penghargaan) tak lepas dari komitmen kami untuk menciptakan kinerja positif dari seluruh pekerja BRI Insurance khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah dengan memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik,” ujarnya.
Selain mendorong praktik kepatuhan dan tata kelola, penghargaan dalam ajang tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BRI Insurance.
Terutama berdasarkan penilaian yang komprehensif terhadap kinerja keuangan, inovasi produk, serta kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di industri asuransi.
Baca juga: LPEI Perkuat Tata Kelola dan Anti Gratifikasi untuk Ekspor Nasional
Terbukti, kinerja anak perusahaan BRI ini mampu mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2024. Laba bersih perseroan meningkat 45,36 persen menjadi Rp702 miliar, dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp483 miliar.
Pencapaian laba bersih didorong pendapatan premi bruto perseroan yang tumbuh 18,25 persen, dari Rp3,30 triliun di tahun 2023 menjadi Rp3,90 triliun pada 2024. (*)
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More