News Update

BRI Insurance Tekankan Pentingnya Asuransi Kerugian bagi Pengusaha

Jakarta – PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance (BRINS) membayarkan klaim asuransi alat berat kepada tertanggung Fadel Salim Saad selaku pemilik alat berat yang mengalami risiko kerugian Rp510 Juta.

Menurut Fadel, pada Januari 2025 lalu, alat berat miliknya tengah beroperasi di area proyek di Desa Ganda-ganda Kabupaten, Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Namun, akibat cuaca buruk dan tingginya curah hujan, tanah di sekitar lokasi longsor menimpa alat beratnya.

Atas kejadian tersebut, Fadel sebagai nasabah BRI Insurance mengajukan klaim alat berat miliknya. Hingga akhirnya, pada Mei 2025, BRI Insurance telah dilakukan proses pembayaran klaim.

“Nilai klaim yang sudah saya terima ini sangat membantu recovery usaha ini,” ujar Fadel dikutip 18 Mei 2025.

Baca juga: BRI Life Genjot Asuransi Kumpulan, Targetkan Tumbuh 15 Persen di 2025

Sementara, Asniar Asnawi, Pimpinan Cabang BRI Insurance Makassar menekankan pentingnya asuransi kerugian bagi pemilik usaha atau bisnis yang berada di wilayah dengan kondisi geografis beragam.

“Di Sulawesi dan sekitarnya misalnya, mengingat Sulawesi merupakan wilayah yang cukup luas dengan kondisi geografis yang beragam, sehingga asuransi kerugian merupakan pilihan yang tepat sebagai solusi perlindungan aset,” kata Asniar.

Baca juga: Bakal Ada Asuransi Program MBG, Bagaimana Hitungan Besaran Preminya?

Asniar melanjutkan, perseroan juga berkomitmen untuk memberikan literasi kepada masyarakat dan siap memberikan pelayanan proteksi maksimal terhadap aset-aset tertanggung.

“Baik pelayanan untuk pembelian produk hingga proses klaim yang mudah dengan harapan nasabah selalu merasa aman dan merasakan manfaat berasuransi. Hal ini selaras dengan semangat BRI Insurance sebagai mitra terpercaya dan andal untuk solusi perlindungan,” tambahnya.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

12 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

13 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

14 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

19 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

20 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

20 hours ago