Keuangan

BRI Insurance Sabet The Most Supportive and Reliable Company in Microinsurance

Jakarta – BRI Insurance (BRINS) meraih special award dalam ajang Infobank SMEs Finance Awards 2021. Perusahaan asuransi umum yang dinahkodai Fankar Umran sebagai CEO ini dinobatkan sebagai The Most Supportive and Reliable Company in Microinsurance.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanegara (Untar) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) pada ajang “UMKM Millenial Summit 2021” di Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021.

Fankar mengatakan, asuransi umum, khususnya asuransi mikro memainkan peran sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem pembiayaan UMKM. Porsi terbesar asuransi mikro pun ada di segmen UMKM. Maka itu, ia menegaskan pentingnya melakukan proteksi pelaku UMKM demi terciptanya ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.

“Kita bicara perlindungan risiko, dari yang semula pelaku UMKM tanggung sendiri, ditransfer ke perusahaan asuransi. Di situ kita bisa membantu recovery secara cepat bila terjadi risiko, sehingga level kesejahteraan mereka tidak turun,” terangnya.

Para pelaku UMKM juga didorong untuk lebih menyadari pentingnya berasuransi. Selama ini, masyarakat atau pelaku UMKM kebanyakan membeli asuransi karena dibundling dengan pembiayaan. Misalnya, mereka mengambil kredit di lembaga pembiayaan atau bank, kemudian diwajibkan membeli asuransi. Masih sedikit masyarakat yang sadar asuransi dan berinisiatif membeli asuransi.

Ini tidak lepas dari masih rendahnya tingkat literasi masyarakat terkait asuransi. Indeks literasi keuangan di Indonesia baru 38,03%. Sedangkan indeks literasi asuransi baru 19,4%. Itupun sebagian besar merupakan asuransi jiwa, bukan asuransi umum, apalagi asuransi mikro.

“Dari sisi pelaku industri pun harus lebih banyak mengakomodir produk yang sesuai kebutuhan segmen mikro. Dan diperlukan sinergi dari seluruh stakeholder dan ekosistem asuransi untuk dapat membangun infrastruktur asuransi terhadap nasabah mikro dan UMKM demi ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Fankar. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

10 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

20 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

47 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago