Keuangan

BRI Insurance Perkuat Tata Kelola untuk Hadapi Dinamika Industri Asuransi

Poin Penting

  • BRI Insurance memperkuat tata kelola perusahaan (GCG) sebagai fondasi keberlanjutan bisnis melalui transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kapabilitas organisasi
  • Transformasi dilakukan lewat optimalisasi manajemen risiko, digitalisasi layanan, dan peningkatan kompetensi SDM
  • Komitmen GCG tersebut mengantarkan BRI Insurance meraih penghargaan CGPI – Indonesia Most Trusted Companies 2025.

Jakarta – Di tengah dinamika industri asuransi yang masih penuh tantangan, PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) sebagai fondasi utama keberlanjutan bisnis. Perseroan mendorong transformasi menyeluruh yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, dan penguatan kapabilitas organisasi.

Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, mengatakan bahwa penguatan tata kelola menjadi agenda strategis yang terus dipacu perseroan. Menurutnya, industri asuransi saat ini menuntut perusahaan mampu bergerak lincah, adaptif, namun tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian.

“Dinamika industri asuransi akan terus berkembang. Kami berkomitmen membangun kapabilitas dinamis, memperkuat fondasi bisnis, dan menghadirkan solusi perlindungan yang relevan serta bernilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Budi, dikutip 28 November 2025.

Baca juga: BRI Insurance Tingkatkan Sinergi Berkelanjutan dengan Mitra Bisnis

BRI Insurance tercatat melakukan percepatan penguatan tata kelola melalui optimalisasi manajemen risiko, digitalisasi layanan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah ini tidak hanya untuk menjawab ketentuan regulator, tetapi juga sebagai upaya membangun struktur organisasi yang lebih resilien.

Sementara, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRI Insurance, Heri Supriyadi, menambahkan bahwa penerapan GCG di perseroan tidak berhenti pada dokumen kebijakan. Implementasinya mencakup evaluasi internal hingga observasi lapangan dalam rangkaian penilaian Corporate Governance Perception Index (CGPI).

“Bagi kami, tata kelola bukan hanya pemenuhan regulasi. Ini sudah menjadi budaya organisasi yang hidup dalam setiap pengambilan keputusan dan aktivitas operasional,” tegas Heri.

Baca juga: Buah Manis BRI Insurance Jaga Performa Kinerja Solid dan Berkelanjutan

Berkat penguatan tata kelola tersebut, BRI Insurance diganjar penghargaan CGPI – Indonesia Most Trusted Companies. Penghargaan ini diserahkan dalam acara CGPI Award 2025 di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta.

Tahun ini, CGPI mengangkat tema “Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka GCG”, yang menekankan pentingnya adaptabilitas, inovasi, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di tengah dinamika lingkungan bisnis.

Penghargaan ini menjadi bukti BRI Insurance dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang kuat, transparan, dan akuntabel di seluruh lini bisnis. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BNI Tawarkan Diskon Belanja Ramadhan hingga Rp70.000 di Berbagai Ritel Modern

Poin Penting BNI menghadirkan promo “Ramadan Berlomba Kebaikan Bersama BNI” dengan diskon belanja hingga Rp70.000.… Read More

8 mins ago

Sompo Indonesia Hadirkan Asuransi Mudik, Premi Mulai Rp15 Ribu

Poin Penting Sompo Indonesia mengingatkan perjalanan mudik Idulfitri memiliki berbagai risiko, sehingga perlu perlindungan sejak… Read More

48 mins ago

Angkot Puncak Bogor Libur 5 Hari saat Lebaran, Kompensasi Rp1 Juta Disalurkan via Bank BJB

Poin Penting Pemprov Jabar menghentikan operasional angkot di jalur Puncak selama lima hari pada periode… Read More

52 mins ago

8,12 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More

2 hours ago

AirAsia Indonesia Kantongi Pendapatan Rp7,87 Triliun, Rugi Terpangkas 15 Persen

Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More

2 hours ago

Jasamarga Trans Jawa Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Lebaran 2026

Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More

2 hours ago