Keuangan

BRI Insurance Incar Pendapatan Premi Rp3,2 Triliun hingga Akhir 2023

Jakarta – PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) menargetkan jumlah pendapatan premi bruto atau gross written premium (GWP) mencapai Rp3,2 triliun hingga akhir 2023, dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp2,6 triliun.

Direktur Utama BRINS, Rahmat Budi Legowo mengatakan, bahwa portofolio yang mendominasi dari pendapatan premi tersebut adalah dari segmen ritel yang mencapai 40% dan segmen mikro 30%.

“Artinya dari sini akan coba kita targetkan dan di ritel sendiri kanal distribusi itu memang tahun ini kita buka lebih banyak dengan seleksi risiko yang lebih baik, revenue yang ktia harapkan Rp3,2 triliun,” ucap Budi dalam Sapa Media di Jakarta, 20 Juli 2023.

Baca juga: Bidik Pembiayaan Rp250 Miliar, Ini Strategi Topas Multi Finance

Di samping itu, Direktur Bisnis BRINS, Handaru Sakti, menambahkan bahwa strategi yang digunakan untuk mencapai target tersebut adalah melalui bisnis yang saat ini telah berjalan dan juga akan mengembangkan peluang bisnis lainnya.

“Kemudian mitra kerja sama akan diperluas, dikolaborasi dengan, baik BPR maupun koperasi terkait asuransi agunan, aset yang jadi agunan di pihak tersebut, itu akan kami garap di BPR dan koperasi,” ujar Handaru dalam kesempatan yang sama.

Adapun, BRINS sendiri di semester I-2023 telah mengantongi pendapatan premi bruto sebanyak Rp1,49 triliun, sedangkan untuk jumlah premi bruto setelah dikurangi komisi tercatat sebesar Rp1,33 triliun.

Kemudian, dari sisi klaim, BRINS mencatat klaim bruto sebanyak Rp335,9 miliar dan klaim reasuransi tercatat sebesar Rp278,87 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

27 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

1 hour ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago