Keuangan

BRI Insurance Bayarkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp300 Juta di Jambi

Jakarta – BRI Insurance melakukan pembayaran klaim Asuransi Alat Berat sebesar Rp301.036.512. Pembayaran klaim ini dilakukan BRI Insurance sebagai tindaklanjut atas laporan klaim dari tertanggung CV Empat Pilar Kejayaan yang mengalami kerusakan pada alat berat akibat jatuh ke sungai sehingga mengakibatkan masuknya air ke dalam alat berat.

Adapun penyerahan klaim diserahkan secara simbolis oleh Vierdhy Yosua Rb Simamora selaku Pinca BRI Jambi serta didampingi Denny M Siregar selaku Pimpinan BRI Insurance Marketing Representative Office (MRO) Jambi kepada tertanggung A. Napis, SP selaku Direktur CV Empat Pilar Kejayaan pada Kamis, 11 Juli 2024.

Napis mengatakan, proses pembayaran klaim di BRI Insurance mudah dan sesuai dengan nilai ganti rugi yang dialami.

“Proses klaim mudah dan nilai ganti rugi yang diberikan sesuai dengan kerugian yang dialami,” kata Napis dalam keterangan resmi dikutip 20 Juli 2024. 

Baca juga: OJK Tegaskan Asuransi Wajib Kendaraan Masih Tunggu Peraturan Pemerintah

Denny M Siregar mengatakan, BRI Insurance selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan proteksi maksimal terhadap aset-aset tertanggung khususnya untuk masyarakat Jambi dan sekitarnya.

“Dengan begitu, nasabah selalu merasa aman dan merasakan manfaat berasuransi,” jelasnya.

Terpisah, Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo berharap pembayaran klaim tersebut dapat meringankan beban tertanggung untuk recovery usaha atau bisnisnya.

“Hal ini juga saya harap dapat menjadi modal kepercayaan masyarakat yang selaras dengan komitmen dari BRI Insurance dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh nasabah BRI Insurance” ujar Budi.

Selain itu, Budi menambahkan bahwa BRI Insurance juga akan terus meningkatkan edukasi terkait pentingnya asuransi dan inklusi keuangan dengan melakukan optimalisasi pelayanan digital dengan berbagai inovasi dalam memberikan solusi perlindungan yang mudah diakses dengan berbagai manfaat produk sesuai kebutuhan seluruh lapisan masyarakat untuk saat ini dan ke depannya. 

Dengan adanya berbagai potensi risiko yang dapat terjadi di mana dan kapan saja, tentunya proteksi menjadi prioritas yang harus diperhatikan dalam melindungi aset. 

Maka dari itu, BRI Insurance selalu meningkatkan edukasi terkait pentingnya asuransi dan optimalisasi pelayanan dengan berbagai inovasi dalam memberikan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat untuk saat ini dan ke depannya.

Baca juga: Klaim Asuransi Kredit Naik 35,5 Persen, OJK Ingatkan Hal Ini ke Perusahaan Asuransi

BRI Insurance sendiri memiliki beberapa produk untuk memberikan perlindungan diri dan aset kepada masyarakat secara mudah dan cepat, untuk perlindungan aset yang sesuai dengan kebutuhan (cuztomized) yaitu periode dan nilai pertanggungan yang bisa diatur sendiri.

Sementara untuk memudahkan konsumen, BRI Insurance menyediakan layanan online lewat aplikasi BRINS Mobile milik BRI Insurance.

Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam mengakses layanan pembelian dengan berbagai pilihan asuransi kerugian, informasi bengkel rekanan dan layanan lainnya. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

7 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

18 mins ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

3 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

4 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

5 hours ago