News Update

BRI Insurance Bayar Klaim Rp1,02 Miliar Korban Kebakaran di Bengkulu

Jakarta – PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance (BRINS) melakukan pembayaran klaim asuransi kebakaran Rp1,02 miliar kepada Tri Mulyono, tertanggung atas bangunan usaha miliknya yang mengalami musibah kebakaran di Manna, Bengkulu Selatan.

Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo berharap dengan adanya pembayaran klaim tersebut dapat meringankan beban tertanggung untuk recovery usaha atau bisnisnya.

Baca juga: BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi 13,3 Persen di Kuartal I 2025

“Hal ini saya harap dapat menjadi modal kepercayaan masyarakat dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh nasabah BRI Insurance” ujar Budi dikutip 13 Agustus 2025.  

Selain itu, kata Budi, BRI Insurance juga berusaha terus memberikan literasi kepada masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi dalam memproteksi aset yang dimilikinya.  

“Kami juga siap memberikan pelayanan proteksi terhadap aset-aset tertanggung, baik pelayanan untuk pembelian produk hingga proses klaim yang mudah dengan harapan nasabah selalu merasa aman dan merasakan manfaat berasuransi,” ujarnya.

Baca juga: OJK Sambut Positif Rencana Konsolidasi Asuransi dan Reasuransi BUMN

Sementara Aga Karisma, Pimpinan Cabang BRI Manna mengingatkan pentingnya memiliki asuransi kerugian bagi seluruh masyarakat, khususnya di Bengkulu.

“Asuransi kerugian ini pending, karena musibah dapat terjadi kapan pun dan di mana pun,” jelasnya.

Selanjutnya, Tri Mulyono mengatakan, klaim yang diberikan BRI Insurance akan digunakan untuk memulai usahanya kembali.

“Dengan menggunakan asuransi membuat saya terbantu untuk memulai usaha kembali,” kata Tri. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Investor Asing Inflow Rp905,27 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong

Poin Penting Investor asing mencatat net buy Rp905,27 miliar pada perdagangan 12 Maret 2026. Saham… Read More

24 mins ago

LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi, Target Berlaku 2027

Poin Penting LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis (PPP) pada 2027, dengan implementasi penuh direncanakan… Read More

49 mins ago

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Dibuka di Level Rp16.923 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah dibuka turun 0,18 persen ke Rp16.923 per dolar AS. Lonjakan harga minyak… Read More

2 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini (13/3) Anjlok, per Gram jadi Segini

Poin Penting Emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak mengalami penurunan pada 13 Maret 2026. Harga… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Turun 0,26 Persen ke Posisi 7.343, Pasar Dibayangi Konflik AS-Iran

Poin Penting IHSG turun 0,26 persen ke level 7.343 pada awal perdagangan Jumat. Sebanyak 262… Read More

3 hours ago

Neraka APBN: Menjerat Diri dengan Utang Demi Proyek MBG

Oleh Eko B Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group PERANG Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS)… Read More

3 hours ago