CSR

BRI Group Salurkan Bantuan Dukung Pemulihan Bencana Jawa Timur

Jakarta – BRI Group terus menyalurkan bantuan pasca bencana kepada masyarakat di Wilayah Jawa Timur setelah gempa bumi melanda wilayah tersebut pada pertengahan April 2021. Berbagai macam bantuan terus disalurkan kepada masyarakat terdampak dan tersebar di beberapa kabupaten dan wilayah.

Jenis-jenis bantuan yang disalurkan berupa ribuan paket sembako, obat-obatan, penyaluran bahan bangunan dan pembangunan sarana ibadah yang hancur terdampak gempa. Bantuan-bantuan tersebut disalurkan secara bertahap dan tersebar di beberapa wilayah terdampak seperti di Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Blitar.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan bahwa BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia senantiasa turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian BRI kepada masyarakat dan negeri untuk dapat segera pulih dari masa masa sulit pasca gempa.

“Kami memastikan bantuan-bantuan dari BRI Group terus disalurkan, dalam rangka mendorong pemulihan terutama pasca bencana. Melalui unit kerja kami di setiap wilayah, kami pastikan BRI memberikan bantuan dalam rangka pemulihan pasca bencana” ungkapnya kata Aestika melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu 2 Mei 2021.

Dalam pelaksanaanya, Insan BRI (karyawan BRI) juga bahu membahu untuk turun langsung memberikan bantuan di lapangan. “BRI juga terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.

Penyaluran Bantuan di Lumajang sebagai salah satu wilayah yang terkena dampak lebih parah, sejak terjadinya gempa pada pertengahan April lalu hingga akhir April ini terus menyalurkan bantuan pasca gempa bagi masyarakat di wilayah Lumajang antara lain penyaluran ribuan paket sembako, obat-obatan, perlengkapan dan kebutuhan bayi, selimut, serta perbaikan sarana ibadah.

Pada perbaikan sarana ibadah, BRI juga membantu perbaikan Masjid Nurul Huda di Dusun Iburaja, Kecamatan Tempursari, Lumajang yang sebelumnya hancur terkena dampak gempa. Pembangunan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Dususn Iburaja untuk dapat menggunakan kembali Masjid tersebut.

BRI juga ikut berbagi dan mewujudkan kepedulian bagi masyarakat Lumajang yang terdampak gempa dengan menyerahkan bantuan “BRILiaN Charity” yang secara khusus disalurkan melalui Baznas Pemkab Lumajang.

Tak lupa, sebagai Bank yang fokus dalam menyalurkan pendanaan di sektor Mikro, BRI membantu meringankan beban masyarakat terdampak dengan memberikan santunan klaim asuransi bisnis mikro kepada 61 nasabah BRI.

“Kami pastikan bantuan-bantuan tersebut bisa tersalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bisa memberikan keringanan bagi masyarakat terdampak Gempa di wilayah Lumajang,” tegas Aestika. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

37 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

46 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago