Categories: News UpdatePerbankan

BRI Gandeng MIT dan AFTECH Kembangkan SDM Berbasis Teknologi

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui BRI Institute menandatangani kerjasama dengan MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan juga Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang berbasis teknologi.

Rangkaian tersebut tergabung dalam rangka ulang tahun atau Dies Natalis ke 1 dimana BRI Institute juga menyelenggarakan seminar dan diskusi bertemakan Keuangan dan Teknologi dengan judul “From a Global Microfmance Pioneer to a Leading Human Capital in Financial Technology”.

Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, teknologi berkembang sangat pesat dan tantangan ekonomi dunia berubah sangat cepat. Dengan begitu hal tersebut berdampak pada peningkatan sumber daya manusia dengan keterampilan dan pengetahuan yang mampu menghadapi perubahan dan perkembangan tersebut.

“Oleh karena itu dibutuhkan lembaga pendidikan yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan sosial ekonomi yang terjadi,” kata Indra di Jakarta Senin 18 November 2019.

Dirinya berharap, dengan ditandatanganinya 2 (dua) dokumen tersebut, maka akan memperkuat keberadaan BRI Institute sebagai FinTech University ditengah perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi global.

Dalam acara Dies Natalis sendiri melalui seminar akan diawali dengan paparan materi dari Indra Utoyo selaku Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi), Prof. Dr. Ho Chin Kuan (Vice President Academic & Intemationalisation, Multimedia University, Malaysia), dan Dr. Chuan Tang (Program Director, Industrial Liaison Program, MIT).

Diharapkan, program ini dapat terus memperkenalkan inovasi fintech kepada generasi muda khususnya agar dapat terus berinovasi dan ikut membangun perekonomian digital di Indonesia. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

1 hour ago

Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More

2 hours ago

DBS Indonesia Tambah Pendanaan Rp3 Triliun ke Kredivo, Ini Peruntukannya

Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

3 hours ago

Strategi Adira Finance-Danamon Menuju IIMS 2026

Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More

3 hours ago

Prabowo: Dunia Nyata Dikuasai Kekuatan, Indonesia Harus Siap dan Mandiri

Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More

3 hours ago

Pasar Lakukan Detox, Waktunya Serok Saham Fundamental

Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More

3 hours ago