Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kepada seluruh karyawan perseroan.
Acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto, Jajaran Direksi Bank BRI, dan Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI Rizkiyana Sukandhi Putra, serta karyawan Bank BRI dilaksanakan di Gedung BRILian Center Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa 11 Febuari 2020.
“Sebagai korporasi, kami menyadari pentingnya membiasakan diri pola hidup sehat untuk seluruh karyawan. Mulai hari ini GERMAS kami jadikan acuan sebagai sebuah culture. Tidak hanya dilakukan di kantor pusat BRI, namun juga secara serentak dilaksanakan oleh unit kerja BRI seluruh Indonesia,” ungkap Catur di Jakarta, Selasa 11 Febuari 2020.
GERMAS merupakan sebuah gerakan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Terdapat sepuluh anjuran dalam GERMAS diantaranya, makan dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu terdapat anjuran untuk tidak merokok, menggunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam, makan makanan yang dimasak sempurna & jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan, bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan, jangan lupa berdoa, dan minum air mineral 8 gelas /hari.
Kegiatan sosialisasi GERMAS diawali dengan kegiatan olahraga bersama yang merupakan bagian dari anjuran GERMAS yakni rajin berolahraga. Jajaran Direksi bersama dengan karyawan BRI bertanding futsal di Lapangan Olahraga BRI. Usai berolahraga, dilanjutkan dengan acara Sosialisasi GERMAS yang dibuka oleh Wakil Direktur Utama Bank BRI. Kemudian dilanjutkan acara inti yakni pemaparan GERMAS dari Kemenkes RI.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh karyawan semakin sadar pentingnya pola hidup sehat. Kalau karyawan sehat, pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih bersemangat dan tentunya bisa memberikan pelayanan yang prima kepada nasabah,” pungkas Catur. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Eskalasi konflik Iran-AS memicu penundaan IPO, penggalangan dana, dan transaksi M&A lintas negara… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggeledah kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan… Read More
Poin Penting Fitch menurunkan outlook utang Indonesia menjadi negatif, rating tetap BBB. Risiko fiskal meningkat… Read More
Poin Penting OJK mencatat 13.130 laporan penipuan dalam 10 hari pertama Ramadan 2026, melibatkan 22.593… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 4,57% ke level 7.577,06, mencatat koreksi tiga hari beruntun dan… Read More
Poin Penting: Iran mengancam menyerang setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz dan mengeklaim telah menutup… Read More