Jakarta — Tak bisa dimungkiri, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Untuk itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) turut serta dalam mendorong dan mempopulerkan industri halal di Indonesia.
Pada Mei 2019 lalu, Bank BRI bekerja sama dengan anak usahanya, PT Bank BRI Syariah Tbk (BRI Syariah) memfasilitasi usaha mikro, kecil da menengah (UMKM) binaan mereka dengan meluncurkan sebuah toko online berbasis halal, Halal Mall.
Produk UMKM yang memiliki produk halal atau yang sudah memiliki sertifikasi Halal bisa dijual secara online melalui Halal Mall. Peluncurannya juga menggandeng salah satu e-commerce besar Indonesia, Tokopedia sebagai mitra. Halal Mall adalah official store berbasis halal pertama di Tokopedia.
Direktur Konsumer Bank BRI Handayani menjelaskan, bahwa untuk tahap awal akan ada 50 UMKM yang akan menjual produknya secara online di Halal Mall. Lalu, perseroan juga akan turut membantu dalam proses pemasaran produk-produk halal ini.
“Melalui program ini kami berharap BRI dapat berkontribusi lebih dalam mendorong dan memajukan UMKM lokal serta Industri Halal di Indonesia” imbuh Handayani kepada Infobank di Jakarta, Jumat (9/8).
Setali tiga uang, Vice President of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak menyambut baik kerja sama ini. Nuraini mengatakan, bahwa Tokopedia melihat antusiasme tinggi masyarakat terhadap produk halal, terutama saat menyambut bulan suci Ramadan. Halal Mall diharapkan menjadi pilihan utama konsumen untuk mencari produk halal.
“Kami selalu berkomitmen untuk mewujudkan visi pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia, salah satu upaya kami yaitu mendukung dan memajukan UMKM lokal dengan memanfaatkan teknologi,” tutur Nuraini. (*) Evan
Oleh Paul Sutaryono OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) memberikan perlindungan khusus bagi debitur yang terdampak banjir… Read More
Poin Penting Bank Mandiri bersama BUMN Peduli mendukung pemulihan pascabencana dengan membangun Rumah Hunian Danantara… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,49 persen pada perdagangan perdana 2026 ke level 8.689,18, dengan… Read More
Oleh Reza Ronaldo, Pengamat Asuransi, Dosen Manajemen Risiko dan Asuransi, Lektor Kepala Bidang Manajemen Risiko… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi menguat pada perdagangan perdana 2026 dan diperkirakan menguji level 8.680–8.725 menurut… Read More
Oleh Setiawan Budi Utomo, Pemerhati Keuangan dan Kebijakan Publik PERKEMBANGAN ekonomi digital telah mengubah lanskap… Read More